SuaraBanyuurip.com – Totok Martono
Lamongan – Apes menimpa, Sudarwati (31), warga Desa Plembon, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.  Saat pulang dari belanja di Pasar Plembon menjadi korban gendam hingga perhiasan miliknya senilai Rp3.400.000 raib dibawa kabur penggendam, Senin (25/3/2013),
Diperoleh informasi, kala itu Sudarwati baru pulang berbelanja dari pasar desa setempat. Di tengah perjalanan pulang naik motor tiba-tiba dihentikan pengendara mobil Avanza warna silver. Pengendara mobil tersebut turun bertanya alamat seseorang di Dusun Gempol, desa setempat.
Sudarwati kemudian menunjukkan alamat yang dimaksud orang tersebut. Saat itulah tiba-tiba orang tersebut menebak jika orang tua Sudarwati sedang menderita sakit keras. Sudarwati dengan kebingungan mengiyakan omongan orang yang baru dikenal tadi.
Orang tersebut kemudian menyarankan Sudarwati melakukan wiridan, dan membacakan doa-doa agar orang tuanya cepat sembuh. Setelah itu pelaku juga meminta Sudarwati untuk melepaskan gelang yang dikenakannya untuk diserahkan kepada orang tersebut.
Setelah mendapatkan barang berharga milik perempuan alang tersebut, orang tak dikenal tadi langsung kabur. Sudarwati yang baru sadar telah kena gendam, kemudian lapor ke Polsek Sukodadi.
“Hati-hati dengan penipuan dalam bentuk gendam. Selalu waspada jangan mudah percaya pada orang yang baru dikenal, “ kata Kasubag Humas Polres Lamongan, AKP Ach Umar Dhani, kepada SuaraBanyuurip.com, Senin, (25/3/2013).
Ditambahkan, saat ini jajaran Reskrim Polres Lamongan masih memburu pelaku gendam tersebut. (tok)