SuaraBanyuurip.com – Eky Nurhadi
Bojonegoro – Sebanyak 68 Kepala Keluarga (KK) di Dusun Kedungmaor Desa, Clebung, Kecamatan Bubulan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur,  akhirnya bisa menikmati terangnya cahaya lampu. Pasalnya di dukuh tersebut sekarang ini mulai dialiri listrik dari pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) terpadu.
Sebelumnya, puluhan KK yang berada ditengah hutan itu selama berpuluh-puluh tahun tidak dapat menikmati listrik. Karena Perusahaan Listrik Negara (PLN) tidak mampu mewujudkan jaringan listrik ke wilayah tersebut karena jaraknya cukup jauh dan biayanya terlalu besar.
Namun masalah itu dapat teratasi dengan hadirnya PLTS Terpadu yang memiliki kapasitas 15 ribu watt. PLTS ini mampu menerangi 68 KK selama 14 jam. Proyek  senilai Rp2,7 milyar tersebut merupakan sumbangan dari Kementrian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM).
“Ketersediaan listrik atau elektrivikal semua kepala keluarga Dusun Kedungmaor akhirnya terpenuhi. Cara ini bisa dilakukan untuk membangunan jaringan listrik di desa-desa yang belum terjangkau jaringan listrik,” kata Bupati Bojonegoro, Suyoto disela-sela peresmian PLTS Terpadu Dukuh Kedungmaor.
Selama ini masyarakat Kedongmaor hanya mengandalkan listrik tenaga Diesel (Genset) yang membutuhkan biaya besar, namun terbatas dalam menikmati listrik. (had)