SuaraBanyuurip.com – Totok Martono
Lamongan – Kebakaran hebat menghanguskan rumah, Suwoto, warga Dusun Belut, Desa Mojosari, Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Tragedi itu terjadi akibat lupa mematikan kompor sebelum berangkat kerja sebagai guru, Senin (8/04/2013).
Keluarga guru ini pagi itu berangkat ke sekolah untuk mengajar. Istrinya yang juga guru menyusul berangkat kemudian dengan mengunci semua pintu. Rumah mereka setiap harinya selalu kosong ditinggal bekerja.
Sekitar satu jam kemudian, tiba-tiba dari arah belakang rumah Suwoto berkobar api. Kobaran api menjalar begitu cepat. Para tetangga yang menyaksikan kebakaran itu  mulai panik.
Mereka berusaha memadamkan kobaran api dengan menyiram air dengan timba. Namun, upaya warga tersebut tidak membuahkan hasil. Api terus melahap rumah Suwoto. Beruntung api tidak menjalar ke rumah warga lainnya.
“Saya melihat sumber api berasal dari arah dapur. Mungkin orangnya lupa mematikan kompor saat berangkat mengajar,“ ujar seorang warga yang ikut memadamkan kebakaran.
Suwoto dan keluarganya hanya terduduk lunglai saat pulang melihat rumahnya telah menjadi arang. Diperkirakan kerugian mencapai Rp150 juta.
“Sebaiknya setiap bepergian, dan tidak ada orang di rumah, selalu mengontrol kompor. Akibat kelalaian bisa menyebabkan kebakaran,“ kata Kasubag Humas Polres Lamongan AKP Umar Dami. (tok)