Sehari 2 Kali Perampokan Gegerkan Tuban

SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo

Tuban – Kota Tuwak, Tuban, Jawa Timur tampaknya sudah tidak aman lagi. Dalam sehari, Selasa (9/04/2013), terjadi dua kali kasus perampokan di wilayah dalam kota.

Selain nasabah BCA Tuban yang kehilangan uang Rp75 juta, aksi kawanan rampok juga menyatroni rumah, Ruslin (76), warga Jalan Sultan Agung, Kelurahan Ronggomulyo, Kecamatan Kota, Tuban. Nenek ini kerampokan uang tunai Rp30 juta.

“Selain perampokan nasabah bank BCA. Sebelumnya juga ada perampokan di salah satu rumah di Jalan Sultan Agung,” terang Kasatreskrim Polres Tuban, AKP Wahyu Hidayat,  kepada SuaraBanyuurip.com, Selasa (9/04/2013) petang.

Menurutnya, perampokan terjadi di salah satu rumah di Jalan Sultan Agung melibatkan sekitar delapan orang pelaku. Menggunakan modus mengecoh pemilik rumah sebelum beraksi.  

Saat beraksi tiga orang pelaku berjaga di depan rumah, dan lima orang lainnya masuk ke dalam rumah untuk berbicara dengan pembantu, dan pemilik rumah. Saat berbicara itulah, diduga lima pelaku yang masuk ke dalam rumah menyelinap, dan mengambil uang sebesar Rp30 juta milik Ruslin.

Baca Juga :   Arief Rahman Kembali Pimpin AMSI Jatim

“Setelah semua pelaku pergi. Korban baru sadar kalau kehilangan uang miliknya, dia kemudian menghubungi anaknya, Tini, dan melaporkan ini ke petugas,” tambah pria yang baru beberapa bulan bertugas di Polres Tuban ini.

Saat ini, Wahyu mengaku sudah mengantongi identitas pelaku. Serta anggotanya sedang melakukan pengejaran dengan bekal ciri-ciri yang didapat dari saksi dan pemilik rumah.

“Identitas sudah kita kantongi, anggota juga sedang melakukan pengejaran,” tambahnya.

Perampokan lain terjadi terhadap tiga pengusaha ikan masing-masing, Eko Cahyono (30), Rujianto (50), dan Suwarjo (40). Kesemuanya warga Desa Labuhan, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan. Menjadi korban perampokan usai mengambil uang di BCA yang terletak di Jalan Panglima Sudirman, Tuban.

Dalam aksinya, pelaku menembak ban kiri belakang mobil yang dikendarai korban, dan mengambil uang yang ada di dalamnya saat para korban tengah mengganti ban mereka yang kempes. (edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *