BPBD Persiapkan Evakuasi Warga

evakuasi

SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo

Tuban – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban telah mempersiapkan evakuasi terhadap korban banjir. Hal ini dilakukan setelah debit air Sungai Bengawan Solo semakin meninggi, Rabu (10/4/2013).

Informasi terakhir, saat ini tinggi muka air pada pukul 06.00 karangnongko 26.05 peilschaal, di Taman Bengawan Solo Bojonegoro 15.44 peilschaal, dan Babat 8.35 peilschaal dengan status siaga 1. Melihat ini BPBD Tuban memutuskan untuk mempersiapkan proses evakuasi pada pagi ini.

“Melihat kondisi air, pagi ini kita persiapkan evakuasi,” terang Kepala BPBD Tuban, Joko Ludiono, kepada SuaraBanyuurip.com.

Dia terangkan, evakuasi pertama akan dilakukan di Dusun Karangasem, Desa Ngadirejo, Kecamatan Rengel, Tuban. Joko berharap, warga mau untuk dievakuasi. Karena kondisi air yang menggenangi tempat tersebut semakin tinggi.

Dia ungkapkan, saat ini warga lebih memprioritaskan hewan ternak mereka, daripada keselamatan diri mereka sendiri.

“Sejauh ini kondisi di tempat itu yang paling parah. Kami harap warga mau untuk melakukan evakuasi,” tambahnya.

Di lokasi, keadaan banjir di Desa Kanorejo, Desa Bulurejo, Desa Karangtinoto, dan Desa Ngadirejo semakin parah. Saat ini, Desa Kanorejo terlihat lebih parah daripada desa-desa lain yang ada di kecamatan setempat.

Baca Juga :   Warga Pinggiran Hutan Tak Bingung

Sebelumnya, banjir akibat luapan sungai Bengawan Solo menggenangi sejumlah desa yang tersebar setidaknya di empat Kecamatan di Tuban. Diantaranya Kecamatan Soko, Kecamatan Rengel, Kecamatan Plumpang, dan kabar terakhir juga Kecamatan Parengan. Keadaan terparah, terjadi di Kecamatan Soko dan Kecamatan Rengel. (edp)


»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *