Pemkab Siapkan Anggaran Rp2 Milyar

SuaraBanyuurip.comEdy Purnomo

Tuban – Penanganan banjir akibat luapan Sungai Bengawan Solo di Kabupaten Tuban, Jawa Timur menelan anggaran sekira Rp2 Milyar. Dana itu diambilkan dari dana tanggap darurat atau belanja tak terduga yang berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tuban.

“Kalau ditotal ya sekitar satu setengah hingga dua milyar mas dana yang dibutuhkan,” kata Kabag Humas dan Media Pemkab Tuban, Sulistiyadi, kepada Suarabanyuurip.com, Rabu (10/4/2013).

Menurut Sulistiyadi, dana itu digunakan untuk memberi stok sembako kepada warga yang ada di lima Kecamatan di Tuban. Diantaranya sembako untuk 2200 Kepala Keluarga (KK) di Kecamatan Soko, 300 KK di Kecamatan Rengel, 2100 KK di Kecamatan Widang, 220 KK yang ada di Kecamatan Parengan dan sembako untuk 850 KK di Kecamatan Plumpang.

“Warga akan mendapat sembako itu selama 5 hari saat banjir berlangsung. Ini sesuai pengajuan dari BPBD sebagai instansi yang menangani terkait masalah ini,” tambah mantan camat Kota, Tuban ini.

Selain untuk pemberian sembako kepada korban banjir, Sulistiyadi menambahkan dana itu juga digunakan untuk mobilisasi petugas Search And Rescue, dan perlengkapan penanganan bencana seperi perahu karet dan sebagainya. Lainnya, dana itu juga digunakan untuk personalisasi petugas gabungan yang membantu penanganan bencana. Seperti Polisi, TNI, dan Satpol PP.

Baca Juga :   Rumah Sekitar Gudang Handak Terancam Longsor

“Jadi dana tanggap darurat ini turun sesuai kebutuhan dilapangan mas,” ujarnya.

Disinggung mengenai kabar jumlah dana talangan yang mencapai angka Rp18 Milyar, Sulistiyadi enggan berkomentar. Dia mengatakan yang mengetahui angka pastinya adalah Bagian Kas dan Keuangan. Meski begitu dia menerangkan, mekanisme pencairan dana ini adalah berdasarkan pengajuan dan kebutuhan dilapangan. Seperti yang dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban untuk menangani banjir. (edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *