SuaraBanyuurip.com -Â Totok Martono
Lamongan – Sebanyak 40 sekolah tingkat SMA di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur dipastikan tidak dapat menggelar ujian nasional (Unas), Senin (15/4/2013) mendatang. Puluhan sekolah itu tidak teragriditasi dan hanya memiliki siswa kurang dari 20 anak.
Ke 40 sekolah itu terdiri dari 14 SMA, 16 MA dan 10 SMK. Mayoritas sekolah tersebut berada diwilayah Kecamatan Kota.
Menurut Kasubag Pemberitaan Humas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan, Arif Bahtiyar, 40 sekolah tersebut tidak bisa mengikuti unas karena tidak memenuhi dua syarat. Yaitu belum terakreditasi dan memiliki perserta unas sedikitnya 20 siswa. Namun bukan berarti para siswa tidak memiliki hak untuk mengikuti Unas.
“Solusinya sekolah tersebut tersebut harus menggabung dengan sekolah lain yang memenuhi syarat, “ kata Arif.
Di Lamongan, peserta Unas SMA sejederat yang akan digelar pada 15-17 April nanti berjumlah 16.094 siswa terdiri dari 4.590 siswa dari sekolah negeri dan 11. 504 siswa dari swasta. Untuk peserta SMK 6.032 siswa, MA sebanyak 4.283 siswa dan SMA sebanyak 5.779 siswa.
Ditambahkan Arif, pada Unas SMA sederajat tahun ini terdapat 157 sekolah yang memenuhi syarat menggelar Unas terbagi dalam 25 rayon.
“Walau materi soal lebih sulit, diharapkan tahun ini para peserta Unas dapat lulus 100 persen, “ kata Arif. (tok)