SuaraBanyuurip.com – Totok Martono
Lamongan – Kerusakan ruas jalan di wilayah Lamongan, Jawa Timur mulai menelan kurban. Setidaknya dalam sehari terjadi dua insiden kecelakaan akibat rusaknya kondisi jalan di Bumi Sunan Drajad, Sabtu (15/3/2013).
Akibat kecelakaan tersebut tiga orang luka-luka, dan seorang korban lainnya meninggal dunia.
Kecelakaan pertama terjadi di Jalan Raya Desa Baturono, Kecamatan Sukodadi. Kala itu pengendara Suzuki Satria bernopol S 4273 IJ bernama, Heru (23), melaju sekitar pukul 23.30 malam. Karena memilih jalan yang mulus, Heru berkendara terlalu ke kanan. Saat itulah dari arah berlawanan meluncur Suzuki Smash bernopol S 2624 KG yang dikendarai, Awang Yusuf, berboncengan dengan, Alfan Mawardi.
Melihat motor berjalan terlalu ke tengah, Awang tidak bisa lagi menghindar. Tabrakan hebat terjadi. Awang dan Heru mengalami patah lengan tangan kanan. Sedang Alfan patah tulang kaki kanan.
Kecelakaan sebelumnya terjadi di jalan raya Desa Rejosari, Kecamatan Deket. Aslihah (37), harus kehilangan nyawanya setelah ditabrak Isuzu Panther S 1247 HI yang dikendarai, Suhud.
Kejadian itu bermula saat Aslihah hendak menyeberang jalan raya dari arah selatan. Suhud yang tidak menyangka akan ada orang menyeberang dengan tiba-tiba, dan kondisi jalan yang gelap tidak bisa mengendalikan laju mobilnya. Korban langsung terpental dihantam mobil. Korban yang mengalami luka pada pelipis, dan patah paha kaki kanan tidak bisa diselamatkan lagi meninggal di tempat.
Kasubag Humas Polres Lamongan, AKP Umar Dami membenarkan dua kecelakaan tersebut. “Harap selalu waspada dan hati-hati bila berkendara,“ katanya. (tok)