SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro-Program penyediaan sarana Transportasi Sementara yang menghubungkan Dusun Kaliglonggong-Templokorejo, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur hingga kini terus berjalan.
Ketua tim pelaksana program (Timlak), Saifudin, mengatakan, program transportasi sementara yang digulirkan MCL kepada warga Dukuh Kaliglonggong-Temlokorejo beberapa hari ini sempat terkendala cuaca. Hanya saja, hal itu tidak menyulutkan upaya pelayanan tersebut.
Dia mengaku,selain dapat digunakan untuk mengantarkan warga, kendaraan transportasi itu juga dapat dimanfaatkan untuk mengangkut hasil pertanian. “Meskipun hujan tetap berjalan, apalagi mayoritas aktivitas warga disini petani dan telah memasuki masa panen,” ujarnya kepada Suarabanyuurip.com, Senin (15/4/2013).
Udin menjelaskan, pelayan transportasi sementara ini menggunakan, satu mobil L 300, dua TSS, dua Motor biasa dan dua motor roda tiga. Armada ini setiap hari standby di pos mulai pagi sampai sore di dua dusun tersebut untuk membantu kelancaran aktifitas warga.
“Selain itu kita juga sambil menunggu jalan alternatif, bagaimanapun kita tetap optimis, Mas,”tegas Saifuddin.
Tim Leader Program Perbaikan Jembatan dan Penyediaan Sarana Transportasi Sementara, Choirul Huda, mengungkapkan aktivitas tersebut tetap dilakukan. Menurut dia, kedua program tersebut merupakan satu paket.
“Untuk yang jembatan sudah selesai beberapa waktu lalu,”imbuhnya.
Sebagaimana diketahui, program tersebut merupakan salah satu kompensasi enam item masalah sosial yang masuk dalam proyek engineering, procurement and construction (EPC) 1 Banyuurip, Blok Cepu, yang dilaksanakan Mobil Cepu Limited (MCL), operator Migas Blok Cepu bekerjsama dengan LIMA 2 B. (roz)