SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Makam Mr X dikawasan pemakaman umum Dusun Dasin, Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, dibongkar sejumlah orang yang mengaku keluarganya. Pembongkaran makam yang dibantu warga ini dilakukan setelah mereka memastikan identitas mayat tersebut adalah Suwandi (32), warga Desa Margorejo, Kecamatan Kerek, Tuban, Selasa (16/4/2013).
Pembongkaran makam diwarnai dengan tangis haru dari keluarga. Beberapa bahkan terlihat nyaris pingsan dilokasi makam Mr X itu.
“Suwandi telah menghilang sekitar sepuluh hari yang lalu mas,†kata Kepala Desa Margorejo, Sutiyono yang mendampingi pembongkaran makam.
Disebutkan, pihak keluarga sebelumnya telah melakukan pencarian. Pasalnya, Suwnadi tidak kunjung pulang kerumah setelah pamit bekerja pada tanggal 6 April lalu. Biasanya, Suwandi selalu pulang kerumah dengan jeda antara 2 hingga 3 hari. Berbagai upaya pencarian dilakukan pihak keluarga, termasuk dengan mendatangi sejumlah kenalannya. Tapi hasilnya Nihil.
“Sudah dicari kemana-mana, tapi tidak ditemukan,†tambah Sutiyono.
Keluarga kemudian mndapat kabar, mengenai adanya korban kecelakaan tanpa identitas yang telah dimakamkan karena terlalu lama. Meeyakini korban itu adalah Suwandi, keluarga langsung mendatangi Mapolres Tuban. Setelah  dicek, keluarga akhirnya yakin bahwa korban kecelakaan tanpa identitas yang telah dikuburkan itu adalah Suwandi.
“Setelah dicek benar, keluarga ingin membongkar makam ini. Untuk dipindahkan agar lebih layak dipmakaman desa kami,†tambah Sutiyono.
Kepala Unit (Kanit) Laka Lantas Polres Tuban, IPTU Friehamdeni, menyatakan, kecelakaan Suwandi terjadi pada tanggal 6 April lalu dikawasan Desa Bogorejo, Kecamatan Merakurak, Tuban. Saat itu Suwandi tidak mengantongsi identitas apapun. Bahkan motor jenis Crystal yang dikendarai korban tidak disertai dengan Nomor Polisi.
“Korban meninggal setelah menjalani perawatan selama dua hari di RS Nahdlatu Ulama. Saat kami tidak menemukan identitas apapun, serta tidak ada keluarga yang mengaku dan menjemputnya, †ungkap Friehamdeni.
Setelah meninggal, jenazah Suwandi dikirim ke RSUD Dr R Koesma Tuban untuk disimpan diruang mayat. Tapi setelah ditunggu tidak juga ada keluarga yang mengambil, petugas kemudian menguburkan jenazah karena takut membusuk. Terbongarkarnya identitas korban, baru pada saat hari ini, setelah keluarga mendatangi kepolisian dan menanyakan mengenai jenazah yang sempat disebut Mr X ini.
“Setelah dicek, ternyata benar mereka adalah keluarga korban kecelakan 6 April lalu,†pungkasnya.(edp)