SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Sekitar 20 orang yang diduga menjadi joki Ujian Nasional (Unas) Kejar Paket C ditangkap jajaran Reskrim Polres Tuban. Mereka dibekuk saat menggantikan beberapa peserta ujian yang ada di salah satu pondok pesantren di Desa Prambon Tergayang, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Rabu (17/42013).
Informasi yang didapat, para pemuda ini merupakan orang yang disuruh menggantikan sejumlah peserta yang tidak bisa hadir. Mereka diketahui juga telah menggantikan pada hari pertama, dan kedua pelaksanaan Unas setingkat SMA tersebut.
Kebanyakan peserta ini merupakan beberapa alumnus dari pondok tersebut. Yang diduga disuruh salah satu pengasuhnya untuk menggantikan beberapa peserta yang tidak bisa hadir. Saat ini mereka masih berada di Mapolres Tuban untuk menjalani pemeriksaan. Petugas kepolisian juga masih belum memberikan keterangan resmi hingga berita ini ditulis.
Dikonfirmasi, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Tuban, Sutrisno, membenarkan adanya joki Unas tersebut. Dikatakan, saat ini mereka sedang dalam proses hukum dikepolisian. Serta menyerahkan sepenuhnya pada ketentuan hukum yang berlaku.
“Iya, Mas, benar, kita menyerahkan sepenuhnya saja pada yang berwenang untuk memproses masalah adanya joki ini,†terang Sutrisno singkat, saat dihubungi melalui ponselnya. (edp)