SuaraBanyuurip.com – Totok Martono
Bojonegoro – Jalan poros antara Kecamatan Baureno-Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur sejak tiga bulan terakhir rusak parah. Rusaknya jalan tersebut dikeluhkan masyarakat.
Upaya Bupati Bojonegoro, Suyoto, meningkatkan pembangunan jalan di Bojonegoro tidak diimbangi dengan program perbaikan jalan. Buktinya, walau sebagian besar jalan poros antarkecamatan  tersebut telah dibangun paving, namun jalan yang rusak dibiarkan berlarut-larut.
“Sudah lama rusaknya, Mas. Tidak tahu kok gak diperbaiki, “ kata Sularso, warga Desa Betet. Kerusakan jalan terparah terlihat di sepanjang Desa Bumirejo hingga Desa Woro sepanjang 3 kilometer.
Kondisi jalan aspal tersebut terkelupas aspalnya. Banyak lubang-lubang besar menganga. Di musim penghujan, lubang-lubang tersebut dipenuhi air.
Para pengendara yang lewat terpaksa harus berjalan pelan dan memilih jalan jika tidak ingin terjerembab masuk kubangan. Jika berpapasan dengan kendaraan lain terpaksa harus berhenti untuk gantian lewat.
“Kondisinya jalan membahayakan, apalagi kalau malam hari tidak ada lampu penerangan jalan, rawan kecelakaan, “ kata Santoso warga Desa Jipo yang setiap hari lewat jalan tersebut untuk jualan di Pasar Baureno. (tok)