SuaraBanyuurip.com – Eky Nurhadi
Bojonegoro – Ketua Ceif Eksekutif Official (CEO) lokal Persibo Bojonegoro, Lukman Wafi, mengaku kebingungan mencari dana untuk pelaksanaan pertandingan lanjutan Indonesian Primer League (IPL) menjamu Arema di Stadion Letjen H Soedirman, Kamis (18/4/2013) mendatang. Karena sampai sekarang ini Manajemen Persibo masih dililit keuangan.
Akibatnya, dua hari waktu latihan semua pemain tak hadir dilapangan. Di hari kedua latihan, Selasa (16/4/2013) sore tadi, hanya delapan pemain yang hadir. Sedangkan beberapa pemain lainya sudah terikat dengan klub lain.
Tak lengkapnya tim berjuluk Laskar Angling Dharma mengikuti sesi latihan itu dikarenakan belum semua pemain dikontrak secara resmi oleh manajemen. Baru sepuluh pemain lokal yang sudah dikontrak resmi.
“Seharusnya pemain sudah datang semua, karena besok Kamis Persibo akan bermain dikandang,” kata Lukman Wafi kepada SuaraBanyuurip.com saat melihat latihan kedua Laskar Angling Dharma di Stadion Letjen H Soedirman Bojonegoro, Selasa, (16/04/2013).
Wafi- sapaan akrab Lukaman Wafi, menyatakan, tak habis fakir banyak persoalan yang membelenggu Persibo Bojonegoro, salah satunya dana. Dia juga mengakui, mogoknya sejumlah pemain mengikuti latihan usai melawat ke Negari Hongkong kemarin, juga dikarenakan masalah dana. Karena belum dikontraknya pemain non lokal Bojonegoro.
“Kita juga masih bingung mencari dana untuk pertandingan dikandang besok,” imbuhnya.
Dari pantauan SuaraBanyuurip.com, Lukman Wafi tampak berbicara serius dengan Manajer Persibo Nur Yahya dan Media Officer Persibo, Imam Nurcahyo dipinggir lapangan. Entah apa yang sedang dibicarakan, namun saat wartawan media ini mencoba mendekati langsung ditegur.
Sementara ditengah lapangan, delapan pemain lokal yang sudah dikontrak berlatih dengan Pelatih Persibo, Gusnul Yakin. Latihan dilakukan sekadar passing, penguasan bola dan dribbling.(had)