SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Berang karena rumahnya dirusak, Toto (55), petani asal Desa Gemulung, Kecamatan Kerek, Tuban, Jawa Timur gelap mata. Dia nekat menghabisi nyawa seorang preman kampung, Pasiran (45), menggunakan parang, Jumat (19/4/2013).
Informasi yang didapat, pembunuhan ini terjadi lantaran rumah milik Toto dirusak Pasiran, asal Desa Mander, Kecamatan Tambakboyo, Tuban. Pengrusakan dilakukan dengan cara memecahkan kaca depan. Saat pengrusakan sebenarnya pelaku sudah dalam keadaan tidur.
“Melihat ada orang yang merusak kaca, istri dari saudara Toto kemudian membangunkan suaminya,” terang Wakapolres Tuban, Kompol Kuwadi kepada sejumlah wartawan di lokasi kejadian.
Melihat pengrusak rumahnya akan lari. Petani ini langsung mengejar Pasiran, kemudian menyabetkan parang yang dia bawa tepat mengenai leher sehingga menyebabkan korban tersungkur, dan jatuh dari motor. Sementara teman dari korban, Suhud, berhasil melarikan diri.
“Karena sudah gelap mata, pelaku kemudian menghantamkan parangnya beberapa kali lagi ke arah korban yang sudah terjatuh. Kemudian diketahui mengenai kepala dan kaki korban,” tambah Kuwadi.
Korban tewas dengan bersimbah darah dengan 3 luka bacok di bagian kepala, kaki, dan leher.
Usai menghabisi nyawa orang yang dikenal preman kampung ini. Toto kemudian mendatangi Mapolsek Kerek. Disini, pelaku menyerahkan diri, dan mengaku telah membunuh seseorang kepada petugas jaga.
“Saat ini petugas akan mencari Suhud, teman korban, untuk mengetahui motif pengrusakan rumah petani ini,” tambahnya. (edp)