SuaraBanyuurip.com -Â Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro – Sungai dibawah jembatan Desa Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur dipenuhi tumpukan sampah bekas makanan. Diperkirakan tumpukan sampah itu dari pekerja proyek rekayasa, konstruksi, dan pengadaan (Enginnering, Procurement, and Constructions/EPC) Banyuurip, Blok Cepu.
Pantauan suarabanyuurip.com, Jum’at (19/4/2013), lokasi tumpukan sampah itu berada disebelah utara tak jauh dari lokasi well pad C, proyek EPC -1 Banyuurip. Tumpukan sampah sebagian besar adalah bekas tempat makanan cathering. Sampah tersebut berserakan dan mengganggu aliran sungai diwilayah tersebut.  Â
“Pembuangan sampah itu sudah cukup lama,” kata Ali, salah seorang warga setempat.Â
Sebagian warga menyayangkan kondisi tersebut lantaran dinilai tak mengindahkan lingkungan sekitar. Dikhawatirkan tumpukan sampah tersebut bisa menyumpat aliran sungai dan bahkan memicu banjir.
“Selain itu juga kurang pantas saja dipandang. Paling tidak disediakan tempat sampah,” imbuhnya.
Tidak hanya disitu, tumpukan sampah tersebut juga terlihat didekat areal lahan warga yang tergenangi air dipinggiran jalan sisi timur dari lokasi Well pad C.
“Setahu saya, ya pekerja kalau pas sedang istirahat untuk makan siang,” ujar Maisaroh, warga lain membenarkannya. (roz)