Pemilik Kendaraan Berebut Solar dengan Petani

SuaraBanyuurip.comTotok Martono

Lamongan – Hingga hari ini kelangkaan solar masih terjadi di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Akibatnya di beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) kendaraan roda empat dan petani yang membawa jurigen saling berebut untuk mendapatkan solar.

Pantauan dilapangan, Senin, (22/4/2013), SPBU disepanjang jalan poros Babat-Lamongan masih mengalami kelangkaan solar. Hampir disemua pintu masuk SPBU dipasang tulisan besar, “Maaf Solar Habis” sehingga kendaraan roda empat yang sempat masuk SPBU harus meninggalkan SPBU dengan kecewa.

“Solar memang langka mas, karena jatah Pertamina dikurangi hingga 30 persen,” ujar petugas SPBU di Kecamatan Sukodadi.

Karena minimnya jatah solar, begitu ada  solar dalam waktu hitungan jam sudah habis diserbu pembeli. Jika sudah habis pihak SPBU hanya menunggu datangnya kiriman dari pertamina.

Di SPBU desa Plaosan, Babat, yang masih memiliki persedian solar, Senin (22/4/2013) pagi, terlihat belasan kendaraan roda empat mengantri. Selain kendaraan juga tampak puluhan jurigen besar berkapasitas 30 liter-50 liter berjejer dipipa pengisian SPBU. Jurigen tersebut milik para petani yang membeli solar untuk bahan bakar traktor.

Baca Juga :   Disperinaker Bojonegoro Akan Gelar Job Fair November Mendatang

“Mau mulai tanam mas, tapi cari solar susahnya luar biasa,” kata Pardi yang mengaku sebelumnya telah mencari solar di SPBU Banaran hingga SPBU Baureno. (tok)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *