SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Pemerintah Desa (Pemdes) Bonorejo, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur meminta kepada Mobil Cepu Ltd (MCL), Operator sumur minyak Banyuurip, Blok Cepu segera membangun jalan peralihan sepanjang sekira 600 meter.
“Ini sudah molor mas,†kata Kepala Desa (Kades) Bonorejo, Siti Rokayah kepada suarabanyuurip.com dirumahnya, Selasa (23/4/2013).
Rokayah mengungkapkan, sesuai kesepakatan awal antara Pemdes Bonorejo dengan MCL, pembangunan jalan peralihan di Dusun Puduk itu dimulai pertengahan Maret 2013 lalu. Namun hingga April ini MCL belum juga melaksanakan pembangunan jalan tersebut.
“Ini sudah menyalahi komitmen,†tandas ibu satu anak itu.
Dia menyatakan, Pemdes Bonorejo akan segera melayangkan surat kepada MCL jika pembangunan jalan peralihan itu tidak segera dilaksanakan.
“Pembangunan jalan peralihan ini masuk enam item sosio ekonomi sebagai ganti jalan rajekwesi yang terkena proyek. Karena itu kalau tidak ada respon ya jangan salahkan saya jika ada sesuatu kejadian yang tidak kita harapkan bersama,” ucap Rokayah menerangkan.
Dirinya mengaku, dengan molornya pembangunan jalan alternative ini sama saja dengan MCL membenturkan pemerintah desa dengan warga. Sebab sekarang ini warga sudah menanyakan ihwal pembangunan jalan itu mulai dikerjakan.
Dikonfirmasi terpisah, Field Public and Government Manager MCL, Rexy Mawardijaya belum memberikan jawaban. Pesan pendek yang dikirimkan Selasa (23/4/2013) belum ada balasan.(sam)