Keluarga Tak Mau Jenazah Diotopsi

SuaraBanyuurip.comAthok Moch Nur Rozaqy

Bojonegoro – Keluarga Pudja Anasyah (6) (bukan Anamsyah), korban tenggelam dilokasi penampungan air pemboran migas Tiung Biru (TBR) –B di Desa Kalisumber, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, tidak mau jenazah korban dilakukan otopsi. Mereka memilih untuk langsung memakamkan korban di tempat pemakaman umum (TPU) desa setempat.

”Tidak usah. Mungkin ini sudah musibah,” kata Junaidi, paman korban.   

Sebelumnya Polsek Tambakrejo sempat menyarankan kepada keluarga korban agar jenazah Anasyah dilakukan otopsi dan meneruskan kasus tersebut. Pertimbangannya, kematian korban berada dikawasan terlarang yang tidak dilengkapi standart safety (keselamatan) atau berpagar.

”Kita sudah sarankan, tapi keluarga tidak mau,” tegas Kapolsek Tambakrejo, AKP. Suntono.

Sekarang ini, para pelayat mulai berdatangan dirumah duka. Mereka mulai mempersiapkan pemakaman korban. Sementara kedua orang tua korban, Munahar – Sripah, terlihat shock dengan tewasnya anak terakhirnya, Anamsyah. (roz)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Baca Juga :   BBS Fasilitasi Perusahaan Migas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *