Setor Upeti Muat Damen Bebas Tilang

damen

SuaraBanyuurip.com – Totok Martono

Lamongan -Saat musim panen petani tidak hanya mendapatkan hasil padi. Sisa panenan berupa damen (batang padi) ternyata juga bisa dijadikan uang. Damen tersebut dijual untuk pakan ternak sapi.

Di sepanjang tepi sawah di Lamongan yang baru selesai panen, beberapa hari ini mulai tampak kesibukan orang-orang mengangkut damen keatas mobil pick up. Damen tersebut merupakan sisa panenan yang dijual untuk pakan sapi.  Cara jualnya borongan.  Namun harganya bisa Rp200 ribu hingga Rp300 ribu per tempat.

Untuk mengangkutnya, pembeli banyak menggunakan pick up.  Gundukan damen tersebut dimuat hingga menjulang tinggi, dan melebihi tonase kendaraan. Walau cara ini dianggap praktis karena bisa langsung mengangkut damen dengan muatan banyak namun sangat berbahaya bagi pengemudi dan pengguna kendaraan di jalan.

Apa tidak kuatir ditilang polisi? “Tidak ada polisi yang nilang, Mas. Sebab setiap lewat pos polisi atau di kantor polsek kami selalu memberikan mel-melan (uang upeti) Rp5.000-Rp10.000 sekali jalan. Jadi ya aman,“ kata seorang pembeli damen asal Semanding, Tuban yang membeli damen di wilayah Kecamatan Sekaran, Lamongan Rabu (24/4/2013).  (tok)

Baca Juga :   Satlantas Sosialisasikan Keselamatan Kepada Sopir Proyek

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Google News SUARA BANYUURIP
» dan Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *