SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro – Kontraktor proyek engineering, procurement, and constructions (EPC) 2 Banyuurip, konsorsium PT. Inti Karya Persada Teknik (IKPT) – Kelsri membenarkan jika kontrak kerja sama pekerjaannya bersama operator utama Blok Cepu, Mobil Cepu Ltd (MCL) akan berakhir pada tanggal 30 Agustus 2013.
“Memang berakhir tanggal itu, sampai Agustus 2013,” ujar Humas IKPT, Sunarto kepada suarabanyuurip.com, Minggu (28/4/2013).
Dia mengungkapkan, kalau pun batas kontrak tersebut terlewati, lanjut Sunarto, semua pihak seharusnya bisa memaklumi. Sebab, dalam proses pengerjaan pipanisasi darat 20 inci sepanjang 72 kilo meter (Km) yang berfungsi menyalurkan minyak mentah dari Sumur Banyuurip itu pihaknya mengalami beberapa kendala.
“Seperti diketahui cuaca juga sempat menjadi kendala dilapangan,” tegas Sunarto.
Disinggung mengenai adanya perpanjangan? dia menuturkan, ada klausul perjanjian tertentu terkait kondisi dilapangan.
“Saat ini kita kerjakan yang termudah dulu. Sebagian sudah kita tanam pipanya, sebagian lagi ada yang disambung,” tutur Sunarto.  Â
Sebelumnya, MCL tetap merasa optimis dengan tenggat waktu kontrak pengerjaan pipa yang diperkirakan sesuai tanggal efektif akan berakhir empat bulan kedepan. Yakni tanggal 31 Oktober 2011 sampai 30 Agustus 2013. Selain cuaca, proyek EPC 2 juga masih terkendala persoalan lahan. (roz)