Pertamina Yakinkan Tak Ada Penimbunan BBM

SuaraBanyuurip.comRirin W

Bojonegoro – Kabar tentang pemerintah menaikkan harga BBM bersubsidi jenis premium, dan solar untuk mobil pribadi sebesar Rp2.000 menjadi Rp6.500 per liter, harga BBM subsidi untuk motor dan angkutan umum tetap dipatok Rp4.500 per liter dimungkinkan rawan terjadi aksi penimbunan.

Hal itu dibantah oleh Asisten Costumer Relation PT Pertamina Fuel Retalin Marketing Region V, Rustam Aji. Dia menegaskan kemungkinan terjadinya penimbunan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU)  sangat kecil.

“Karena hampir disetiap SPBU dijaga oleh rekan-rekan kepolisian, terlebih dalam satu hari SPBU wajib melaporkan stok ke Pertamina sebanyak dua kali,” katanya, Senin (29/4/2013).

Dia tambahkan, jika indikasi penimbunan diluar SPBU bukan lagi kewenangan Pertamina melainkan pada pihak Kepolisian. Hal itu dikarenakan dari Humas Polda Jatim yang sudah memerintahkan jajarannya untuk menjaga SPBU.

“Untuk pengiriman premium kami masih menyalurkan secara normal, dan belum ada pengendalian,” imbuhnya.

Terpisah, Kapolres Bojonegoro, AKBP Rahmat Setiyadi, menyatakan, Polres mengamankan situasi bersama stakeholder lainnya dengan cara patroli di semua SPBU, dan jalur distribusi BBM untuk antisipasi adanya penimbunan.

Baca Juga :   Pemerintah Diminta Kendalikan Defisit Fiskal Minyak

“Ada petugas yang berjaga di masing-masing SPBU baik yang berseragam maupun tidak  yang lain berpatroli,” imbuhnya.

Kapolres juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak panik dengan adanya kabar kenaikan BBM tersebut. Sekaligus untuk mengantisipasi adanya aksi demo atas penolakan kebijakan Pemerintah ini yang dirasa memberatkan rakyat. (rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *