SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Jasad, Kasman (38), ditemukan kakak perempuannya, Sukimah (40), ketika mencari rumput di kebun kosong, di Dusun Gegunung, Desa Mulyoagung, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Selasa (30/4/2013).
Saat pertama ditemukan kondisinya bersimbah darah. Tak jauh dari lokasi jasad malang itu tergeletak sebilah pedang dengan panjang sekitar 60 centi meter. Senjata tajam itu juga berlumur darah.
“Tadi ditemukan oleh saudaranya sendiri, Mas. Saat akan berangkat mencari rumput,” jelas Ena Sriyatin, Kepala Desa Mulyoagung.
Informasi dari warga menyebutkan, tadi malam Kasman bersama para pria desa lain menonton pertunjukan Langen Tayub, seni tradisi khas Tuban, yang dihelat warga setempat yang punya hajat. Diperkirakan disaat nonton Tayub itulah terjadi ketegangan dengan warga lain hingga berujung pada perkelahian.
Tragedi berdarah di arena pertunjukan Tayub ini memang sering terjadi di Tuban. Biasanya bermula dari saling ejek, atau bahkan saling berebut simpati Waranggana (perempuan penari Tayub).
Melihat kondisi jenasah diperkirakan perkelahian berlangsung dinihari. Sebab, saat ditemukan sekitar pukul 12.00 WIB tadi, diantara luka yang ada di tubuhnya masih meneteskan darah.
Saat ini lokasi ditemukannya jasad sudah diberi Police Line oleh petugas kepolisian. Tampak polisi juga tengah melakukan olah TKP atas kematian petani tersebut. Tak jelas pula siapa pelaku yang menjadikan Kasman bermandi darah itu. (edp)