SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Hingga saat ini Pertamina Eksplorasi dan Produksi (PEP) Asset 4, operator minyak Tiung Biru (TBR) mengklaim telah menggulirkan dana tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility /CSR) senilai Rp6,8 milyar untuk desa-desa sekitar lokasi pemboran. Sebagian besar CSR digunakan untuk pembangunan infrastruktur.
Beberapa program infrastruktur yang sudah dilaksanakan disejumlah desa diantaranya pembangunan balai desa, pembangunan pagar makam, penerangan jalan sepanjang 12 kilo meter (KM) mulai Desa Purwosari, Kecamatan Purwosari hingga Desa Malingmati, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Â
Kemudian, pembangunan jalan poros kecamatan Purwosari-Tambakrejo sepanjang sekira 10 Km. Selain itu, juga program pengembangan masyarakat dibidang perekonomian berupa ternak kambing sistim gulir yang hingga saat proses tahapnnya terus berjalan. Serta melanjutkan pengaspalan jalan poros kecamatan Desa Kalisumber hingga perempatan Dukuh Kaliaren, Desa Malingmati sepanjang 2 Km.
“Ini sebagai wujud komitmen kami untuk tumbuh bersama lingkungan,†kata Legal & Relations PT Pertamina EP Aset-4, Arya Dwi Paramita kepada suarabanyuurip.com.
Arya menerangkan, program pengembangan masyarakat ini akan terus meningkat sesuai tahapan kegiatan yang berlangsung di TBR. Saat ini, produksi TBR –A telah mencapai 540 barrel oil per day (BPOD) atau melampaui target produksi yang ditetapkan sebesar 200 BPOD.
“Ini merupakan sebuah prestasi yang membanggakan,†tegas pria asli Bogor, Jawa Barat ini.
Arya berharap, agar semua pihak senantiasa mendukung proyek Negara ini dapat berjalan sesuai harapan bersama. “Karena jika proyek ini tersendat program-program yang kami gulirkan juga akan tersendat,†pungkas dia. (sam)