4 Bulan Kargo SI Dibiarkan Terdampar

kapal kargo

SuaraBanyuurip.comEdy Purnomo

Tuban –  Kapal Sunrise 18 berbendera Vietnam yang terdampar di Pantai Tanjung Awar-awar Desa Tasikharjo, Kecamatan Jenu, Tuban,  sekira  Januari 2013 lalu belum dievakuasi. Hingga saat ini, kapal kargo bermuatan semen curah untuk PT Semen Indonesia (SI) tersebut masih berada diposisi semula, Minggu (5/5/2013).

 Pantauan dilokasi, badan kapal yang diperkirakan mempunyai bobot puluhan ribu ton tersebut masih ada diantara batu karang di pantai Tanjung Awar-awar. Posisinya tidak bergeser sedikitpun dari posisi semula,  yaitu sekitar empat bulan yang lalu.

 “Dari dulu ya disitu mas, tidak bergeser sedikitpun,” kata Yanto (29), pencari kerang disekitar pantai Tanjung Awar-awar menerangkan.

 Menurut dia, hingga saat ini belum pernah terlihat ada upaya mengevakuasi kapal itu agar bisa kembali ketengah dan berlayar kembali.

Dikonfirmasi, salah satu Administratur Pelabuhan Semen Gresik, mengatakan, belum ada tindakan apapun  untuk kapal tersebut. Posisi kapal juga disebutkan masih berada pada posisi semula.

 “MV Sunrise 18 masih tetap seperti yang lalu, sementara belum ada tindakan apapun,” sambung Aris melalui Short Message Service (SMS) kepada sejumlah wartawan.

Baca Juga :   DT Tak Bisa Kirim Tanah Urug ke Lokasi

 Kapal Kargo Sunrise 18 berbendera Vietnam kandas dipantai Tanjung Awar-awar Jenu, Kabupaten Tuban. Kapala  yang memiliki tujuan dili, Timor Leste tersebut terhempas saat mengantri semen curah dipelabuhan PT SG akibat cuaca buruk. (edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *