Petakan Dampak Lingkungan Unitisasi Jambaran – TBR

jambaran

SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko

Bojonegoro – Sesuai survey analisa mengenai dampak lingkungan (Amdal) yang dilakukan Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PEPC), ada empat kriteria dampak lingkungan yang mungkin timbul dalam kegiatan pengembangan unitisasi Lapangan Gas Jambaran – Tiung Biru (TBR) di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Yakni, dampak fisika-kimia, biologi, persepsi masyarakat perekonomian daerah kesempatan kerja dan berusaha (Sosekbud), serta kesehatan masyarakat (Kesmas).

“Biasanya, dampak itu timbul saat kegiatan pra-konstruksi, konstruksi, operasi dan pasca Operasi. Sesuai tahapan yang ada tahun 2018 mendatang Phase Operation Migas Jambaran-TBR-Cendana mulai dilaksanakan,” kata perwakilan SUCOFINDO, Pelaksana survei (konsultan) AMDAL, Sutrisno.

Dia menjelaskan, dampak fisik-kimia yang mungkin timbul dari kegiatan pengembangan itu nantinya adalah kualitas udara, kebisingan, aliran permukaan, erosi tanah, kualitas air permukaan, kerusakan jalan, dampak Biologi, potensi tegakan, habitat satwa, hasil hutan non kayu. Sedangkan dampak sosekbud yakni penguasaan lahan, kesempatan kerja, peluang berusaha, produksi pertanian, pendapatan masyarakat, aksesibilitas wilayah, persepsi masyarakat.

“Sementara dampak Kesmas adalah sanitasi lingkungan, kesehatan masyarakat dan pelayanan kesehatan,” papar Sutrisno.

Baca Juga :   Berharap BBS Teruskan Kelola Gas Flare Sukowati

Karena itulah, lanjut dia, sebelum kegiatan konstruksi pengembangan unitisasi gas Jambaran – TBR dimulai harus memiliki Amdal. Itu sesuai dengan dengan pasal 3 ayat (1) Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 27/2012 tentang izin lingkungan. Dimana setiap rencana usaha dan atau kegiatan yang berdampak penting terhadap lingkungan hidup wajib memilik Amdal.

“Itu juga diatur dalam Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup nomor 05/2012 tentang jenis kegiatan yang wajib memiliki Amdal,” tegas dia.

Pengembangan unitisasi gas Jambaran -TBR ini dikelola PEPC. Sedangkan MCL akan mengelola pengembangan Lapangan Cendana. (Sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *