Juni Proyek Gas Flare Dimulai

SuaraBanyuurip.com Athok Moch Nur Rozaqy

Bojonegoro – Pengerjaan proyek konstruksi gas flare di lapangan Sukowati, Blok Tuban diperkirakan akan kembali berjalan pada bulan Juni depan.

“Tanggal 1 Juni 2013 katanya mau dimulai lagi,” kata Field Admin Superintendant Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB P-PEJ), Hananto Aji, Jumat (10/5/2013).

Hananto mengaku, pihaknya telah  mendapat laporan dari BUMD Bojonegoro PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS) dengan telah tertundanya proyek tersebut.

“Proyek konstruksi tetap wewenang PT BBS,” ujarnya.

Menurut dia, hubungan JOP P-PEJ dengan PT BBS merupakan penjual dan pembeli. Hal itu sesuai Surat Perjanjian Jual Beli Gas (SPJBG) yang telah mendapat persetujuan pada 5 Maret tahun 2012 lalu.

Hananto menuturkan, mengenai kemunduran proyek konstruksi, sebenarnya PT BBS berwenang memberikan sanksi terhadap kontraktor rekanannya. Yaitu, PT Inter Media Energi (IMEI), dan PT Niaga Gema Tekhnologi.

“Seharusnya bisa, biasanya aturan itu tertera dalam kontrak,” ungkapnya.

Hanya saja hal itu tergantung bagaimana sikap dari PT BBS. Dalam SPJBG tersebut, dinyatakan konstruksi akan selesai pada bulan agustus tahun 2013. Disinggung mengenai adanya perpanjangan kontrak, Hananto belum bisa menjelaskan secara pasti.

Baca Juga :   Sepanjang 2019, PT Pertamina EP Cepu Torehkan Pencapaian Terbaik

“Tergantung nanti mintanya bagaimana?” ungkapnya.

Dalam kontrak tersebut, lanjut Hananto, BUMD akan mengelola 10 Milion Meter Standar Cubic Feed Day (MMSCFD).Sedangkan gas flare di Lapangan Sukowati mencapai 24 MMSCFD. (roz)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *