Produksi Minyak Pad B Belum Bisa Dihitung

SuaraBanyuurip.comEky Nurhadi

Bojonegoro – Operator migas Blok Tuban, Joint Operating Body Pertamina – Petrochina East Java (JOB P-PEJ), terus mengalirkan minyak mentah dari sumur Sukowati Pad B di Desa Ngampel, Kecamatan Kapas ke Pad A di Desa Campurejo, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Minyak mentah itu dialirkan melalui pipa 10 inci yang ditanam di dalam tanah sedalam 2 meter.

Field Administration and Supperintendent (FAS) JOB P-PEJ, Basit saat dikonfirmasi membenarkan pengaliran minyak mentah dari Pad B ke Pad A sejak beberapa hari lalu.

“Masih terus berlangsung pengaliran dari Pad B ke Pad A,”ujarnya kepada SuaraBanyuurip.com. 

Basit menjelaskan, rencananya minyak dari Pad B itu setelah dari Pad A akan dialirkan ke central processing area (CPA) Mudi di Desa Rahayu, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban untuk diproses. Setelah dipisahkan air dengan gasnya minyak itu akan dialirkan ke penampungan di lepas pantai untuk dikapalkan.

“Tapi sementara ini kita baru pengaliran ke Pad A saja, sekaligus percobaan,” tandasnya.
Karena itu, ketika ditanya berapa Barel per hari (Bph) minyak yang dialirkan melalui pipa 10 inc itu, Basit mengaku belum bisa memberikan jawaban.

Baca Juga :   Berharap Lingkungan Tak Menjadi Korban Solar Oplosan

“Belum kita hitung, kemungkinan hanya pengaliran saja, tidak perlu dihitung,” imbuhnya.

Sekedar diketahui, produksi minyak yang dihasilkan JOB P-PEJ dari Pad A dan B rata – rata berada dikisaran 1.000 sampai 1.500 Bph. JOBP-PEJ berharap produksi itu dapat meningkat dari sumur 24 yang baru saja di lakukan pembakarkan (weel test).

“Pembakaran kemarin berlangsung cepat karena sudah dapat diketahui cadangan minyak disumur tersebut cukup besar,” pungkas Basit.(had)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *