Desa Glodog Ingin Tindaklanjuti CSR MCL

kades

SuaraBanyuurip.com - Edy Purnomo

Tuban – Pemerintah Desa (Pemdes) Glodog, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, berencana menindaklanjuti program pelatihan yang telah diberikan operator Migas Blok Cepu, Mobil Cepu Ltd (MCL) kepada warga setempat, Jumat (17/5/2013). Salah satunya adalah membentuk Badan Usaha Milik Desa untuk mengembangkan perekonomian warga.

Kepala Desa Glodog, Sudjianto, kepada SuaraBanyuurip.com mengatakan, saat ini tidak ada pilihan lain kecuali dari Pemdes yang menindak lanjuti beberapa program pelatihan yang sudah didapat masyarakat. Agar masyarakat tidak merasa kecewa karena sudah memperoleh ketrampilan namun tidak ada kelanjutannya.

“Tidak ada pilihan lain Mas, kecuali dari kita yang menindak lanjutinya,” tegas Sudjianto.

Rencananya, dia akan mengajak beberapa desa lain yang warganya telah mendapat pelatihan untuk membangun semacam Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) supaya bisa memanfaatkan ketrampilan yang telah diperoleh untuk peningkatan ekonomi.

“Sementara ini yang masuk dalam rencana adalah membuat pabrik pengolahan ikan laut yang dijalankan warga,” tambahnya.

Pabrik pengolahan hasil laut itu telah diusulkannya kepada desa lain agar dipusatkan disalah satu bibir pantai Palang. Tepatnya berada diantara tambat labuh di Desa Glodog dan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang ada di Desa Palang, Kecamatan Palang, Tuban.

Baca Juga :   PT Pertamina EP Sukowati Field Tutup Pelatihan Pertanian Organik

Selain itu warga juga mengusulkan hasil laut dari nelayan untuk dijual ke TPI Palang. Agar perputaran ekonomi sejumlah desa di Kecamatan Palang juga mengalami peningkatan. Karena selama ini masih banyak nelayan yang menjual tangkapannya ditempat lain, seperti di Desa Blimbing, Kecamatan Paciran.

“Sudah mulai dikomunikasikan dengan beberapa pihak, semoga rencana ini bisa terlaksana,” tambahnya.

Untuk diketahui, selain pembangunan tambat labuh, MCL juga telah memberikan beberapa Program corporate social responsibility (CSR) berupa pelatihan kepada sejumlah desa. Diantaranya adalah pelatihan menjahit dan pelatihan pengolahan hasil laut. Khusus untuk pelatihan, warga berharap ada tindak lanjut yang diberikan agar ketrampilan yang mereka dapat bisa bermanfaat. (edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *