Direksi Pertamina Jadi Guru SMA

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Blora – Hari Kebangkitkan Nasional (HKN) menjadi salah satu moment penting bagi PT Pertamina (Persero). Seluruh jajaran Direksi PT Pertamina (Persero) mengajar di sekolah-sekolah SMA di Pulau Jawa dan Sumatera. Program Direksi Mengajar ini diinisiasi pemerintah untuk memperingati Hari Kebangkitan Nasional (HKN).

Seperti Program Direksi Mengajar yang dilaksanakan di SMA 2 Cepu,Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Senin (20/5/2013). Kegiatan itu dihadiri Bupati Blora, Joko Nugroho, jajaran Muspika Kecamatan Cepu, guru dan siswa kelas XI  dengan pembicara Direktur Pemasaran dan Niaga, Hanung Budya Y.

Direktur Pertamina Karen Agustiawan, mengatakan, Kementerian BUMN telah menelurkan program Direksi Mengajar. Tujuannya, untuk memberikan motivasi dan inspirasi kepada murid-murid SMA, khususnya di sekolah tempat direksi menimba ilmu atau daerah terdekat dari wilayah operasi perusahaan.

“Kegiatan yang bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional ini sangat positif dan bisa menjadi kesempatan yang baik untuk berbagi pengalaman bagaimana para Direksi BUMN, khususnya Pertamina, menimba ilmu dan meniti karier,” kata Karen Agustiawan melalui siaran persnya yang diterima SuaraBanyuurip dari Legal & Relations Pertamina Eksplorasi dan Produksi (PEP), Aset-4, Arya Dwi Paramita, Senin (20/5/2013).

Baca Juga :   Produksi Blok Cepu Meningkat 150.000 Bph

Menurut Karen, dengan kedekatan emosional antara para direksi dengan almamaternya, diharapkan akan memberikan kesan positif kepada siswa yang menjadi target pengajaran nantinya. Karena dalam kegiatan ini, Direksi Pertamina  berbagi cerita tentang profesi yang digeluti dan dampaknya bagi masyarakat.

“Berbagi pengalaman keberhasilan dalam meniti karir serta menanamkan nilai-nilai positif kehidupan itu perlu dilakukan. Seperti, kejujuran, kerja keras, tekad kuat dan senantiasa menghormati para pendahulu dan orang tua,” tegas dia.

Karen mengungkapkan, dari latar belakang sekolah para direksi Pertamina saat ini banyak nilai positif yang dapat dipetik para murid sekolah, seperti Direktur Pengolahan Chrisna Damayanto yang dahulu juga bagian dari ‘anak pinggiran’ di Pendopo, Sumatera Selatan atau Direktur Umum Luhur Budi Djatmiko yang dikenal sebagai pekerja keras di lingkungannya.

“Selama mengajar nanti, seluruh direksi Pertamina akan secara terbuka menceritakan pengalaman pribadinya yang dapat menjadi contoh positif bagi para generasi muda,” ungkapya.

Dalam program ini, Karen Agustiawan mengajar di SMAN 2 Cikampek, Jawa Barat yang berada di sekitar Terminal BBM Pertamina Cikampek. Seusai mengajar, Karen akan melanjutkan kegiatan dengan penebaran bibit ikan di  Pondok Pesantren Al Hasan, yang merupakan Mitra Binaan TBBM Cikampek, memberikan bantuan operasi bagi pasien korban kebakaran di RS Pusat Pertamina dan membuka kegiatan Pelatihan Guru di daerah tertinggal.

Baca Juga :   PPSDM Migas dan Star Energy Ltd Gelar Kompetensi Pengawas Scaffolding

Sementara itu, delapan Direksi Pertamina lainnya masing-masing akan mengajar di SMA almamater di tempat kelahirannya maupun sekolah yang berada di sekitar daerah operasi Pertamina. Direktur Pengolahan Chrisna Damayanto dan Direktur Umum Luhur Budi Djatmiko akan mengajar di SMA tempat mereka pernah menuntut ilmu,  yakni di SMA YKPP Pendopo, Sumatera Selatan dan SMAN 1 Kediri, Jawa Timur.

Adapun, Direktur SDM Evita M. Tagor mengajar di SMAN 5 Kosambi, Kabupaten Tangerang, Direktur Gas, Hari Karyuliarto akan mengajar SMA dan SMK BOPKRI Wates, Direktur Hulu M. Husen mengajar di SMK At Taqwa, Babelan, Bekasi, Direktur Keuangan Andri T. Hidayat mengajar di SMAN 2 Padalarang, Jawa Barat, Direktur Pemasaran dan Niaga Hanung Budya mengajar di SMAN 2 Cepu; dan Direktur PIMR, M. Afdal Bahaudin mengajar di SMA Yayasan Al Ma’soem, Sumedang, Jawa Barat.

“Terdapat 3.500 siswa-siswi dari sembilan SMA yang terlibat dalam program ini,” tutup Karen.(sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *