Tasyakuran Tandai Pelaksanaan Proyek Jalan Layang

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro – Konsorsium PT Rekayasa Industri – Hutama Karya (R-H), pelaksana proyek Engineering Procurement and Construction (EPC)- 5 Banyuurip, Blok Cepu segera mengerjakan proyek Fly Over (jalan layang) . Hal itu dibuktikan dengan dilaksanakan tasyakuran dilokasi proyek jalan layang di Desa Ngraho, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Senin (20/5/2013) malam.

Dari pantauan, tasyukuran yang dilaksanakan ini untuk manandai pengerjaan pemancangan proyek Fly Over yang akan digunakan sebagai pintu gerbang masuk dan keluarnya menuju lokasi pemboran minyak Banyuurip. Kegiatan itu dihadiri  perwakilan Mobil Cepu Ltd (MCL), operator migas Blok Cepu, R-H, Kepala Desa (Kades) Ngraho, Towo Rahardi, Perangkat, Karang Taruna dan tokoh masyarakat desa setempat.

Alfin Zaini, perwakilan R-H, mengatakan, pemancangan proyek Fly Over EPC-5 ini akan segera dilakukan. Namun demikian, bantuan dari warga Ngraho dan dinas terkait untuk kelancaran proyek Fly Over sangat diperlukan.

“Syukuran ini dilakukan selain sebagai bukti dilaksanakan pemancangan juga sebagai bentuk permisi agar diberi keselamatan dan kelancaran pelaksanakanan proyek ini,” kata Alfin Zaini dalam sambutannya.

Baca Juga :   PPSDM Migas Gelar Pelatihan SML Tingkat Koordinator Perencanaan Pelaksanaan dan Pengawasan Lingkungan

Ditempat sama, Heru, perwakilan dari MCL, menjelaskan, proyek Fly Over ini merupakan proyek untuk pengambilan air dari bengawan melalui pipa pengalir menuju proyek bendungan water basin di desa Mojodelik, Kecamatan Gayam sebagai injeksi pemboran sumur Banyuurip.

“Saya berharap, baik warga maupun dinas terkait untuk membantu keamanan dan kelancaran proyek negara ini. Karena, jika berjalan lancar hasilnya nanti juga bisa dinikmati bersama. Yakni, pusat, daerah dan masyarakat sekitar pemboran,” sambung Heru.

Kades Ngraho,  Towo Rahadi, meminta, dalam pengerjaan proyek ini perusahaan senantiasa melibatkan warga Desa Ngraho sesuai dengan keahliannya masing-masing. “Saya berharap, perusahaan melibatkan warga. Agar gejolak yang ada bisa diminimalisir,” tegas dia.

Dalam acara itu ditandai penancapan patok yang akan digunakan pemancangan Fly Over dan pemotongan tumpeng yang dilakukan oleh Kades Ngraho, Towo Rahadi.(sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *