SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro- Pemerintah belum memastikan harga Gas Unitisasi Jambaran-Tiung Biru (TBR)- Lapangan Cendana. Namun diperkirakan harga gas dari lapangan migas di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur itu berada dikisaran 6-8 US$ per Million Metric British Thermal Units (MMBTU).
“Pastinya belum ditentukan namun harga gas saat ini ada dikisaran itu,” kata Deputi Pengendali Keuangan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Akhmad Syakhroza kepada Suarabanyuurip.com.
Menurut dia, harga itu untuk pasar domestik.Akan tetapi, untuk gas ekspor bisa lebih dari harga tersebut. “Tergantung negoisasi dengan pembelinya,” sergah Syakhroza.
Apalagi, kata Syakhroza, belum lama ini pemerintah juga berecana menaikkan harga gas ekspor Indonesia. Seperti yang terjadi di proyek LNG Gas Tangguh, Blok Bentuni, Papua Barat.
Dia mengungkapkan, pemerintah telah merenegoisasi harga dari 3,34 US $ per MMBTU menjadi disekitaran 7 US $ per MMBTU yang akan diekspor ke Fujian LNG, China.Â
“Memang benar belum lama ini harga gas telah direnegoisasi diantara 7-11 US$ per MMBTU,” tegas dia.
Bahkan, lanjut Syakhroza, harga gas bisa sampai ada yang dikisaran 17-18 US$ per MMBTU.
Diberitakan sebelumnya, data Suarabanyuurip.com unitisasi Jambaran-TBR-terintegrasi Lapangan Cendana merupakan proyek pengembangan gas Blok Cepu dengan total sumur ada 14. Delapan di Jambaran-TBR dan enam di Cendana.
Jumlah cadangan kumulatif produksi yang akan dihasilkan sebesar 18.63 Milion Stock Tank Barells (MMSTB) dengan laju produksi puncak kondensat 3.082,81 Barel Oil Per Day (BOPD) pada tahun 2018. Sedangkan jumlah kumulatif gas sebesar 1.233,56 Bilion Standard Cubic Feet Day (MMSCFD) selama 19 tahun. (roz)