SuaraBanyuurip.com – Totok Martono
Lamongan – Meski penerimaan siswa baru (PSB) disekolah SMP-SMA (sederajat) di Lamongan, Jawa Timur belum dimulai, namun hampir setiap sekolah telah gencar berkampanye untuk menjaring siswa. Diantaranya, dengan memasang spanduk, dan benner di jalan strategis tempat keramaian.
Dari pantauan, hampir setiap tempat strategis di Lamongan dipenuhi spanduk dan benner. Saking banyaknya seakan tengah berlangsung perang spanduk dan benner. Beberapa tempat strategis yang banyak dipasang promosi sekolah itu, di pertigaan bundaran pasar Babat, pertigaan Jalan Raya Sukodadi, dan tempat strategis lainnya.
Hampir semua spanduk dan benner yang dipasang tersebut berisi tentang tanggal pendaftaran PSB. Juga kalimat bermuatan iklan agar masyarakat tertarik untuk mendaftar di sekolah bersangkutan.
Banyaknya spanduk dan benner yang dipasang tersebut sangat mengganggu pemandangan. Apalagi banyak benner yang dipasang asal-asalan dengan memaku dibatang pohon.
“Yang masang spanduk dan benner sekolah tapi banyak yang ngawur. Bennernya banyak yang dipaku dipohon,“ ujar Kisman warga Madulegi, Kecamatan Sukodadi, jumat (24/5/2013).
Melihat banyaknya benner dan spanduk yang dipasang disetiap tempat tersebut agaknya petugas Satpol PP bersikap ‘memberikan toleransi’ dengan tidak menurunkan spanduk dan benner dengan asal-asalan. Barangkali karena pemasangannya hanya musiman. Setahun sekali. (tok)