SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Warga yang tingal dipinggir jalur Pantura, tepatnya di Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, mengeluhkan polusi debu akibat rusaknya jalan diwilayah tersebut. Mereka menilai polusi debu itu akan bertambah parah saat musim kemarau yang dipredeksi tidak lama lagi.
“Sekarang saja sudah parah mas debunya, apalagi nanti kalu sudah tidak ada hujan,†kata Sasmito (44), warga yang berjualan di Pasar Desa Tambakboyo, Kecamatan Tambakboyo, Tuban, Sabtu (25/5/2013).
Pantauan dilokasi, kerusakan jalan di jalur pantura saat ini tepat berada di depan Desa Tambakboyo. Kondisi jalan saat ini terlihat nyaris tidak beraspal. Banyak batu kerikil yang berserakan. Setiap ada kendaraan yang melintas, dipastikan akan diikuti dengan kepulan debu yang mengganggu pernafasan warga sekitar maupun pengguna jalan, khususnya sepeda motor.Â
“Apalagi kalau macet, debu semakin parah karena tempat ini kan juga dipergunakan warga lalu lalang untuk jual beli,†sambung Suntoro (30), salah satu warga lainnya, menerangkan.
Meski saat ini belum ada warga yang sakit akibat polusi debu ini, namun mereka minta agar Pemkab Tuban atau pihak berwenang segera mencarikan solusi yang dihadapi warga.
Dikonfirmasi mengenai ini, Kepala Dinas Pengerjaan Umum, Choliq Chunasiq, minta agar kontraktor pelaksana mempehatikan lingkungan sekitar. Termasuk diantaranya keluhan debu yang dikeluhkan masyarakat. (edp)