SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Warga Dukuh Sogo, Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam sekarang ini dapat melakukan aktifitasnya dengan lancar untuk menuju Desa Ngrejeng, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Sebab  jembatan sepanjang sekira 20 x 2,5 meter yang menghubungkan dua desa didua kecamatan itu selesai dibangun.
Pantauan suarabanyuurip.com menyebut, jembatan yang dibangun dengan dana swadaya masyarakat sekira tahun 2010 dari bambu itu kini kondisinya sudah berubah bagus. Â Gelagar dan pagar samping kanan kiri jembatan diganti besi serta alas jembatan menggunakan kayu. Jembatan itu semakin memperlancar arus lalu-lintas warga Sogo-Ngrejeng dan warga dari sejumlah desa disekitar pemboran Blok Cepu.
Kasno, warga Dukuh Sogo, Desa Mojodelik, mengatakan, dengan pembangunan jembatan itu warga Sogo tak lagi terisolasi. Karena warga dapat dengan mudah untuk menjangkau wilayah Purwosari dan sekitarnya. Begitupun sebaliknya.
“Alhamdulillah jambatan yang dibangun dengan swadaya warga itu sudah baik. Sehingga, mampu memperlancar arus lalu-lintas bagi warga sekitar Blok Cepu. Mudah-mudahan akan semakin melancarkan ekonomi warga ,” kata Kasno kepada suarabanyuurip.com Sabtu (25/5/2013).
Senada disampaikan Peno, warga Desa Ngrejeng. Dia mengungkapkan, dibangunnya jembatan itu tak lepas dari semangat kebersamaan warga Sogo-Ngrejeng dalam membangun untuk mewujudkan jembatan tersebut.
“Warga Sogo-Ngrejeng sekarang lebih mudah berkomunikasi. Karena, tidak perlu melalaui jalur memutar yang jarak tempuhnya mencapai kilonan meter,” ungkap Peno yang juga anggota Polsek Gayam tersebut.(sam)