SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Anggota Satuan Lalu-lintas (Satlantas) Polres Tuban, Jawa Timur mempunyai tugas baru, yaitu membangunkan sopir truck disepanjang jalur pantura yang terjebak kemacetan akibat pembangunan jalan diwilayah setempat. Cara ini untuk mengurai kemacetan yang mulai parah kembali pada dua hari terakhir ini.
Informasi yang didapat, kemacetan parah terjadi di Desa Tambakboyo, Kecamatan Tambakboyo, Tuban, selama dua hari ini. Kemacetan itu akibat adanya pengerasan jalan diwilayah tersebut. Karena saking parahnya, hingg dini hari tadi kemacetan mencapai sepanjang 30 kilo meter (KM) dan nyaris masuk wilayah Kota Tuban di Jalan Teuku Umuar.
“Tadi malam ada perbaikan jalan sehingga sempat terjadi macet panjang, tapi itu tidak berlangsung lama. Mungkin karena banyak sopir truck yang tertidur,” kata Kanit Tur Rajawali Polres Tuban, Iptu Musa Bachtiar dikonfirmasi mengenai dampak kemacetan yang terasa sampai sekarang.
Untuk mengurai kemacetan itu, sebanyak 20 petugas dikerahkan untuk menyisir jalanan Pantura setiap pagi. Mereka bertugas membangunkan para sopir truck yang kelelahan akibat terjebak macet yang lama. Para petugas itu mendatangi satu persatu truck dan menyalakan sirine agar sopir yang beristirahat diluar kendaraannya segera kembali dan melajukan kendaraanya.
Meski sudah bisa dilalui dari dua arah, kepadatan kendaraan terpantau masih terjadi di Kecamatan Jenu, Kecamatan Tambakboyo, dan Kecamatan Bancar. Beberapa mobil pribadi juga terlihat memilih beberapa jalur alternatif dengan melewati Kecamatan Jatirogo, Kecamatan Kerek, dan Kecamatan Montong.
“Mungkin karena efek dari penumpukan kendaraan tadi,” tambah Musa Bachtiar. (edp)