Ditemukan Semen Curah di Gudang Kayu

tumpukan semen

SuaraBanyuurip.comEdy PUrnomo

Tuban – Warga menemukan semen curah tanpa kemasan pabrik, saat melakukan aksi sweeping pada gudang baru yang berada di Dusun Bogang, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Senin (3/6/2013). 

Pantauan di lapangan, puluhan karung berisi semen curah tersebut ditumpuk di dalam salah satu bangunan kayu yang ada di dalam gudang. Warga setempat biasa menyebut dengan semen pocong. Yaitu semen sisa pengemasan di pabrik PT Semen Gresik, yang dijual kembali setelah dikumpulkan dan dimasukkan ke dalam sak.

Menurut pengakuan warga, semen yang diduga ilegal tersebut diangkut menggunakan salah satu truck milik CV Jaya Sakti, yang ada logo besar PT Semen Gresik dibagian belakang. Diduga, semen tersebut setelah diambil dari truck. Akan dimasukkan ke dalam puluhan karung dan dibawa ke luar gudang menggunakan Dump Truck.

“Tadi kita merasa aneh ada truk semen curah yang masuk kesini, kita kemudian beramai-ramai menghadang,” kata Nursam, salah satu warga yang tinggal disekitar gudang.

Baca Juga :   Tanggapi Aduan Anwar Sholeh, Polres Bakal Klarifikasi Bupati Bojonegoro

Dikonfirmasi mengenai hal ini pemilik gudang, Imam Khambali, mengelak gudang miliknya akan dia gunakan untuk melakukan penimbunan semen curah ilegal tanpa kemasan. Dia katakan, semen yang ada disana adalah hasil koret (mengambil sisa semen yang tercecer dari kemasan), akan digunakan untuk kepentingan pribadi bukan dijual.

“Itu hasil koret saja, Mas, mau saya pakai sendiri,” kata Imam Khambali.

Kapolsek Jenu, Akp Murni Kamari, saat berada di lokasi mengatakan, untuk mengetahui apakah semen itu akan ditimbun apa tidak dibutuhkan penyelidikan.

“Biar nanti diselidiki aja dulu, apakah itu semen ilegal apa tidak,” jelas Murni, kepada salah satu warga yang menanyakan adanya mobil pengangkut semen yang ada dilokasi kejadian. (edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *