Bebaskan 6 Ha Untuk Pengembangan Gas Cendana

SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko

Bojonegoro – Mobil Cepu Limited (MCL) telah membebaskan lahan pertanian sekira 6 hektar (ha) milik warga untuk pengembangan  sumur gas Cendana yang berada di dua desa yakni  Desa Cendono dan Desa Sidorejo, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Basori, warga Desa Cendono, mengatakan, pembebasan lahan untuk lokasi sumur gas Cendana itu dilakukan MCL sekira tahun 1997 silam. Harga yang diberikan adalahantara  Rp10.000 hingga Rp15.000 per meter persegi.

“Dari luas 6 hektar itu, 1 hektarnya di wilayah Cendono dan yang 5 hektarnya diwilayah desa Sidorejo, Pak,” kata Basori ketika ditemui www.suarabanyuurip.com disekitar lokasi Cendono, Selasa (04/06/2013).

Hanya saja Basori mengaku tidak mengetahui secara pasti siapa yang membebaskan lahan tersebut. Karena pembebasan lahan dilakukan langsung berubungan dengan pihak desa.

“Informasinya yang membebaskan dulu adalah Humpus. Namun, benar dan tidaknya saya tidak faham,” aku pria paruh baya yang kala itu juga terlibat dalam pengerjaan lokasi Cendono tersebut.

Pada bagian lain, Pejabat Sementara (Pjs) Kepala Desa Cendono, Agus Priyono, membenarkan jika pembebasan lahan tersebut dilakukan pada tahun 1996-1997 oleh Humpus. Kemudian, dilanjutkan oleh MCL.

Baca Juga :   Tripatra Latih Sertifikasi Scaffolder

Dia mengungkapkan, jika sumur Cendana dikembangkan dan operator membutuhkan tambahan lahan, warga telah mematok harga antara Rp 100.000 sampai Rp 150.000 per meter persegi.

“Saya berharap perusahaan nanti melibatkan warga sesuai keahliannya masing-masing. Agar gejolak warga bisa dielminir,” imbuh Agus priyono yang juga Kepala Dusun Cendono tersebut.(sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *