Kelangkaan Solar Tak Pengaruhi Produksi Padi

SuaraBanyuurip.comTotok Martono

Lamongan – Kelangkaan solar yang terjadi  beberapa waktu lalu menjadikan petani di Lamongan, Jawa Timur mengalami  keterlambatan bercocok tanam. Meski begitu tak berpengaruh terhadap produksi padi di wilayah tersebut.

Jika biasanya saat membajak sawah menggunakan traktor, namun karena kelangkaan solar terpaksa harus mencangkul atau membajak dengan hewan ternak. Hal tersebut menjadikan masa tanam molor.

“Walau harus membajak sawah dengan manual karena kelangkaan solar, namun tidak berdampak signifikan bagi produksi pertanian di Lamongan,“ kata Sekretaris Dinas Pertanian Lamongan, Harianto, saat ditemui SuaraBanyuurip.com di ruang kerjanya, Rabu (5/6/2013).

Menurut dia, walau ada kelambataan musim tanam tapi waktunya hanya sekitar 2 minggu, sehingga tidak berdampak pada penurunan produksi pertanian.

Sektor pertanian mendapat penanganan serius Pemkab Lamongan. disaat industrialisasi tumbuh di kabupaten tetangga (Tuban, Bojonegoro, Gresik) Lamongan tetap berkomitmen bertahan pada komiditi pangan tersebut. Apalagi Lamongan menjadi salah satu lumbung pangan nasional.

“Program menteri Pertanian, tahun ini secara nasional produksi padi 10 juta ton. Jawa Timur mendapat target 5 juta ton. Nah dari 5 juta ton itu, sebanyak 1 juta ton diserahkan penuh ke Lamongan. Jadi kita berjuang keras mensukseskan program tersebut, “ terang Harianto.

Baca Juga :   Bojonegoro Terima DBH Migas Rp420 M

Untuk mendongkrak produksi pertanian, dana milyaran rupiah dikucurkan setiap tahun oleh Pemkab Lamongan. Pemrov jatim dan pemerintah pusat juga banyak mengucurkan bantuan proyek pertanian.

Pertanian di Lamongan terdiri dari irigasi teknis seluas 13.036 hektar. Setengah teknis 24.632 hektar, irigasi sederhana 8.460 hektar, irigasi non PU 12.899 hektar. Petani dikoordinasi dalam kelompok tani dan Gapoktan. Terdapat 1.687 kelompok tani, dan 469 Gapoktan. (tok)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *