Kartar Ring 1 Cendana Belajar dari Banyuurip

SuaraBanyuurip.com - thok Moch Nur Rozaqy

Bojonegoro- Karang Taruna (Kartar) Desa Cendana, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mengaku sudah mengetahui akan adanya rencana eksploitasi migas di Lapangan Cendana, Blok Cepu.

“Sudah tahu mas, beberapa waktu lalu sempat ada sosialisasi,” ujar Ketua Karang Taruna Desa Cendana, Mochammad Nur Kholis Awwaluddin kepada Suarabanyuurip.com, Jum’at (7/6/2013).

Namun demikian, dia menyatakan belum ada kesiapan menghadapi proyek gas cepu tersebut. Utamanya dalam upaya pelibatan pemuda sekitar sebagai konsekwensi desa terdampak.

“Sejauh ini belum ada rencana,” katanya.

Kholis mengakui jika Kartar Cendana sekarang ini terbilang pasif. Salah satu diantara penyebabnya adalah kurangnya koordinasi dengan pemerintah desa (pemdes) lantaran Kades Purno Sulastyo sedang tersandung kasus dugaan korupsi program nasional agraria (prona) tahun 2010.

“Salah satunya karena itu,” ungkap lajang kelahiran 1986 itu.

Kholis mengatakan, pemuda Cendana, sebagian bekerja dibidang jasa otomotif. Seperti halnya ketoc magic, pengelasan, dan bengkel mobil. Karena itu, dia berharap jika nantinya proyek dimulai, operator dapat memberi manfaat kepada warga sekitar.

Baca Juga :   Nur Sujito Ditunjuk sebagai Komut ADS, Gantikan Ifa Khoiria Ningrum

“Tidak hanya pemuda tetapi masyarakt Desa Cendana secara keseluruhan,” tuturnya.

Kholis mengatakan sedikit banyak sudah belajar dari keberadaan proyek Banyuurip, di Kecamatan Gayam. Dia menilai dimanapun tempatnya masyarakat terdampak tidak ingin menjadi penonton.

“Beberapa kali saya pernah main daerah sana,” pungkasnya. (roz)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *