Balon Kades Tuntut Pilkades Campurejo Ditunda

Pilkades Campurejo

SuaraBanyuurip.comAthok Moch Nur Rozaqy

Bojonegoro – Sehari menjelang dilakukanya Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Campurejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur pada besok Minggu (9/6/2013), hari ini diwarnai aksi protes olah bakal calon kepala desa (Balon Kades), Yudha Alhamsyah. Dia meminta panitia agar menunda pilkades di ring 1 sumur minyak Sukowati, Blok Tuban, itu sampai ada putusan tetap dari pengadilan tata usaha negara (PTUN) atas dirinya.

“Kami meminta kepada pemerintah desa dan panitia pilkades Campurejo agar menundanya,” kata Yudha dalam sebuah dialog di pendapa balai desa setempat, Sabtu (8/6/2013).
Yudha meminta agar pihak panitia dan pemdes menghormati putusan sela oleh PTUN dan menghentikan aktifitas Pilkades Campurejo sampai ada keputusan hukum tetap.

 Dalam dialog itu sempat diwarnai silang pendapat antara kubu Yudha dengan Panitia Pilkades. Sejumlah perangkat desa, tokoh masyarakat, BPD, dan aparat keamanan turut mengamankan serta menjadi mediator.

Aksi protes dipicu karena panitia Pilkades Campurejo menyatakan Yudha tidak lolos verifikasi bakal calon. Pemberitahuan hasil verifikasi Berkas calon Kepala Desa Campurejo, dilakukan pada 19 Mei 2013. Bakal calon Pilkades sebelumnya ada tiga, yakni Edi Sampurno, Teguh Imam Waluyo, dan Yudha Alihamsyah.

Baca Juga :   Pilkades Sedah Kidul Berakhir Imbang

Setelah dilakukan penyaringan secara administrasi ada dua calon yang lolos verifikasi, yakni Edi Sampurno dan Teguh Imam Waluyo. Penyebab tidak lolosnya Yudha karena baru pindah dari Desa Sumbang, Kecamatan Kota, ke Desa Campurejo, Kecamatan Campurejo, pada tanggal 10 Januari 2013, sehingga tidak memenuhi persyaratan mencalonkan Kades Campurejo 2013.
Sementara Ketua panitia Pemilihan Kepala Desa Campurejo, Hari Purnomo, mengungkapkan dalam Pilkades besok akan tetap dilakukan. Namun karena dialog belum menemui titik temu maka akan segera dilakukan solusi.

“Kita lanjutkan dialog ini ke Pemkab dalam hal ini Bupati yang akan memutuskan permasalahan ini,” jelas Hari Purnomo.(roz)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *