SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Kepolisian Resort Tuban, Jawa Timur berhasil menangkap 3 tersangka pencurian alat pemboran minyak milik PT Pertamina Eksplorasi dan Produksi (PEP) di Desa Banyuurip, Kecamatan Senori, Tuban, Sabtu (8/6/2013). Dari tiga pelaku yang diamankan, dua pelaku adalah karyawan PEP.
Ketiga tersangka itu adalah Slamet (48) dan Sunoto (44), keduanya warga Desa Banyuurip, dan Krisantono alias Usro’ (34), warga Desa Mulyorejo, Kecamatan Singgahan, Tuban.
Mereka diamankan karena terbukti telah mencuri 24 macam peralatan pengeboran di Gudang PEP di Desa Banyuurip. Puluhan alat pemboran itu ditaksir senilai hampir Rp. 1 milyar.
Informasi yang didapat di Mapolres Tuban, penangkapan terhadap tiga pelaku itu berawal dari laporan PEP tentang adanya kehilangan beberapa peralatan pengeboran. Kemudian polisi melakukan penyelidikan dan meminta keterangan beberapa saksi.
Hasilnya polisi menyimpulkan ada keterlibatan karyawan PEP. Untuk memastikan itu polisi melakukan penggeledehan dirumah Usro’. Di rumah ini polisi menemukan sejumlah peralatan pengeboran dan kemudian mengamankannya. Beberapa tetangga maupun mertua tersangka mengaku tidak tahu menahu adanya barang tersebut. Bahkan tidak tahu kalau barang yang ada dirumah tersebut merupakan hasil curian.
“Dengan barang bukti itu, kemudian kita tangkap tersangka Usro’ dan kita kembangkan penyidikan ke tersangka dua lainnya,†tegas Kasat Reskirim Polres Tuban, Wahyu Hidayat kepada suarabanyuurip.com, Sabtu (8/6/2013).
Wahyu menerangkan, sesuai hasil pemeriksaan yang dilakukan, dalam aksinya Usro’ yang bekerja sebagai karyawan out sourching di PEP berperan sebagai orang yang menunjukkan barang-barang mana yang harus dicuri. Sedangkan Sunoto yang merupakan petugas pengecekan barang (logistik) berperan mengeksekusi bersama tersangka lainnya, Slamet, seorang petani setempat.
“Usro’ ini merupakan mekanik peralatan Pertamina EP, dia yang melakukan penggambaran barang mana yang harus diambil. Sedangkan dua lainnya bertugas mengambil barang,†tandas Wahyu Hidayat.
Hingga saat ini petugas kepolisian masih belum bisa memastikan jumlah pasti kerugian maupun nama dan jenis barang yang diambil. Karena masih menunggu pihak Pertamina EP untuk datang di Mapolres Tuban.
“Kami juga masih melakukan pengejaran kepada satu pelaku lagi, kepada kami tersangka mengaku barang tersebut diambil karena ada yang memesan dari bekasi,†pungkas Wahyu. (edp)