SuaraBanyuurip.com – Ali Mustofa
Blora- Pembangunan resi gudang di Desa Sidorejo, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, bisa menjadi andalan untuk peningkatan kesejahteraan petani diwilayah setempat. Pasalnya, berapapun hasil produksi petani bisa dijual ataupun disimpan pada gudang tersebut. Disamping itu, komoditas yang tersimpan pada gudang tersebut, bisa digunakan sebagai agunan untuk mendapatkan pinjaman jangka pendek, sebagai modal usaha.
Dalam resi gudang itu terdapat mesin pengering dengan kecepatan 10 ton per 8 jam. Diharapkan dengan mesin pengering itu bisa membantu upaya pengeringan hasil panen petani saat musim hujan.
“Difungsikannya sistem resi gudang ini diharapkan bisa mengoptimalkan produksi pertanian yang ada di Kecamatan Kedungtuban,†kata Bupati Blora, Djoko Nugroho disela uji coba mensin pengering padi, Senin (10/6/2013).
Kokok, demikian Bupati Blora ini akrab disapa, menjelaskan, bahwa kekhawatiran petani akan harga yang biasanya turun saat panen raya, bisa terkurangi dengan difungsikannya sistem resi gudang. Sebab pada saat harga komoditi jatuh, petani bisa menumpuk hasil panennya di gudang resi gudang dan mereka bisa mendapatkan sertifikat (resi gudang) yang bisa dijadikan agunan.
“Sehingga petani masih memiliki uang untuk memenuhi kebutuhannya,†tegas Kokok.
Menurut dia, dengan penerapan system resi gudang ini akan jauh lebih menguntungkan petani sehingga akan berdampak pada peningkatan kesejehteraan mereka.
â€Nilai tawar petani akan semakin meningkat,†sergah dia.
Meski sudah memiliki Resi Gudang, Pmerintah Kabupaten (Pemkab) Blora tetap akan melakukan komunikasi dengan Bulog untuk menunjang pemasaran hasil produksi padi ini. â€Kita akan melakukan komunikasi yang intensif, agar bagaimana caranya bulog mau membeli hasil produksi petani dengan harga yang bagus,†papar bupati asli Cepu ini.
Gudang tersebut nantinya akan dikelola oleh koperasi yang dibentuk oleh petani, sehingga operasionalnya akan terus berkelanjutan. Karena itu diharapkan kedepannya managemen pengelolaan resi gudang ini bisa dikelola dengan baik. (ali)