Panen Tebu di Sekitar Eks Sumur Minyak

tebu panen

SuaraBanyuurip.com – Totok Martono

Lamongan – Musim panen tebu tengah berlangsung di wilayah eks pengeboran sumur minyak Gondang I dan Gondang 2 yang dulu dikelola Joint Operating Body Pertamina PetroChina East Java (JOB-PPEJ), di Desa Balongwangi, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Rabu (12/6/2013)

Dari pantauan SuaraBanyuurip.com sejumlah petani tengah sibuk menebangi tanaman tebu yang siap panen. Tebu yang telah ditebang kemudian diikat temali kemudian dinaikkan ke atas truk.

Walau musim panen, petani mengaku tidak bisa merasakan manisnya hasil panen karena mereka hanya sebagai pekerja. “Lahannya disewa oleh perusahaan tebu, Mas. Jadi berapa hasilnya kami tidak tahu,“ kata Sukandar, petani setempat.

Dari keterangan beberapa petani, lahan disewa untuk ditanami tebu rata-rata Rp10 juta-Rp12 juta per hektar untuk satu tahun.  Hasil panenan tahunan itu kemudian disetor ke pabrik gula di wilayah Jombang.

Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Tikung, Johan, mengakui sebagian lahan pertanian di Kecamatan Tikung, khususnya di Desa Balongwangi disewakan untuk ditanami tebu.

“Tapi luasnya tidak seberapa. Mayoritas warga tetap mengandalkan sektor pertanian,“ terang Johan tanpa merinci berapa luas lahan tanaman tebu yang ada.

Baca Juga :   Siapkan Rp200 Juta untuk Bencana Kekeringan

Menurutnya, Kecamatan Tikung masih menjadi penopang produsen padi di Lamongan. walau hanya dengan irigasi tadah hujan, setiap tahunnya bisa panen padi dua kali. (tok)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *