SuaraBanyuurip.com – Ririn W
Bojonegoro – Dari sekira empat ribu tenaga kerja (naker) yang terlibat di proyek rekayasa, pengadaan dan konstruksi (engineering, procurement and construction/EPC) – 1 Banyuurip, Blok Cepu, sekarang ini, 68 persen adalah naker lokal dari Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
Community Affairs PT Tripatra Engineer & Constructors, Budi Karyawan,mengungkapkan, jumlah naker yang terlibat di proyek EPC- 1 Banyuurip saat ini mencapai 3.949 orang. Jumlah tersebut disesuaikan karena bulan ini adalah masa puncak konstruksi.
“Sangat mungkin sekali jumlah itu akan bertambah sesuai kebutuhan. Karena tiga bulan kedepan masa puncak konstruksi,†tegas Budi Karyawan kepada suarabanyuurip.com, Kamis (13/5/2013).
Dia mengungkapkan, dari jumlah naker itu 68 persen berasal dari warga lokal Bojonegoro. Rinciannya, untuk tenaga kerja profesional dari sebanyak156 orang, jumlah naker nasional sebanyak 83 orang, regional berjumlah 38 orang, lokal Bojonegoro 28 orang, dan lokal-lokal atau desa sekitar lokasi proyek sebanyak 7 orang. Untuk naker skilled dari 1.538 orang, jumlah naker nasional 495 orang, regional 350 orang, lokal Bojonegoro 385 orang, lokal-lokal 308 orang.
Sedangkan untuk naker semi skilled dari 1.072 orang, lanjut Budi, naker nasional sebanyak 52 orang, regional 120 orang, lokal 547 orang, lokal-lokal 353 orang. Sementara non skilled dari 1.183 orang, naker nasional 4 orang, regional 40 orang, lokal Bojonegoro 367 orang, lokal-lokal 772 orang.
“Ini sudah menjadi komitmen kami untuk memberdayakan warga lokal Bojonegoro seperti yang diamanatkan dalam Perda Konten Lokal,†tegas pria asli Malang, Jatim ini. (rien)