SuaraBanyuurip.com – Ririn W
Bojonegoro- Sekira 43 pemuda ring satu Lapangan Banyuurip Blok Cepu yang tergabung di PT Metro Multy Powerindo (MMP) mendatangi kantor tempat mereka bekerja di Jalan Untung Suropati Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur untuk menanyakan gajinya yang belum diberikan oleh PT Nawakara Persada Nusantara, Subkontraktor dari PT Rekind-Hutama Karya (HK), pelaksana proyek enginering, procurement and construction (EPC) 5 Banyuurip, Blok Cepu.
Consultan PT MMP, Ikhsan Warsilan, mengungkapkan, jika PT Nawakara Persada Nusantara belum membayarkan gaji para Security sejak bulan April hingga Juni 2013. Akibat belum juga cair gaji tersebut PT MMP terpaksa menalangi gaji security bulan April dan Mei.
“Padahal menurut perjanjian dengan kami dulu itu pembayaran gaji tiap tanggal satu,” tandas Warsilan kepada suarabanyuurip.com, Kamis (13/6/2013).
Dia menjelaskan, keterlambatan gaji itu dikarenakan PT Nawakara Persada Nusantara masih mengajukan invoice atau penagihan kepada PT Rekind-HK, namun belum cair hingga sekarang.
“Ya sekarang kita tampung dulu keluhan mereka, karena bagian keuangan bukan disini tapi di Surabaya,”sergah mantan Kabag Humas Polres Bojonegoro ini.
Dia menambahkan, tiap-tiap security memperoleh gaji sebesar Rp 2.400.000 plus uang lembur dengan kontrak kerja selama satu tahun.
Terpisah,security yang berkumpul di ruangan kerja menunjukkan rasa tidak suka pada rekan-rekan media yang datang meliput. Bahkan terkesan arogan karena tak ingin pertemuan mereka dipublikasikan.
“Ngapain Mbak kesini? pakai bawa-bawa pasukan wartawan,mau apa,”? kata salah satu pemuda dengan nada keras. (rien)