SuaraBanyuurip.com – Ririn W
Bojonegoro – Merasa dikecewakan PT. Tripatra Engineer & Constructors, kontraktor Enginering, Procurement,and Construction (EPC) 1 Lapangan minyak Banyuurip, Blok Cepu, Solihin (35), warga Desa Sukowati, Kecatamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur berniat melapor kepada Bupati Bojonegoro, Suyoto. Gara-garanya PT. Prima, Subkontraktor Tripatra, telah ingkar janji untuk melibatkannya dalam jasa kebutuhan transportasi di proyek EPC-1 Banyuurip. Â Â
“Saya sengaja datang ke Rumah Dinas Bupati, tapi tidak bisa ketemu,” ujar Solikin kepada www.suarabanyuurip.com, Sabtu (16/6/2013).
 Dia menjelaskan, maksud kedatangan kerumah bupati untuk melaporkan sikap PT Tripatra yang ingkar janji. Karena pada April lalu Subkontraktor PT Tripatra yaitu PT Prima memintanya menyediakan kendaraan jenis Elf untuk kebutuhan transportasi pegawai Tripatra. Namun, sampai sekarang, belum juga mendatandatangani kontrak kerja dengan alasan mash menunggu karyawan Tripatra datang dari Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.
“Padahal karyawan itu sudah datang dan sekarang nginap di Hotel Bonero. Namun sekarang alasan yang mereka berikan beda lagi, katanya belum ada ACC dari MCl,” ungkap Solikin, jengkel.
Dia mengaku, telah diberikan surat perjanjian dari PT Tripatra untuk menyediakan Elf. Bahkan pihak Tripatra juga sudah beberapa kali melakukan inspeksi kendaraan dan dirinya juga sudah mengeluarkan biaya besar untuk menyiapkan mobil elf tersebut, tapi tetap tidak ada kepastian.
“Saya beli itu pakai uang muka tujuh puluh juta dan angsuran tiap bulan tiga juta rupiah. Bayangkan saja sudah berapa kerugian yang saya tanggung,” tandas Solikin.
Dia berharap, agar PT Tripatra bertanggung jawab dengan kerugian yang sudah dia tanggung. Karena tidak hanya Elf miliknya saja, tapi masih ada 11 pemilik Elf lainnya yang menanti kepastian kontrak kerja penyediaan jasa transportasi tersebut.
Dikonfirmasi terpisah, Community Affairs and Manager PT Tripatra Engineer & Constructors, Budi Karyawan belum memberikan tanggapannya terkait hal ini.
” Maaf, saya masih sibuk,”jawab Budi singkat melalui pesan pendeknya.(rien)