SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Meski Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) unitisasi proyek gas Jambaran – Tiung iru (TBR) telah disosialisasikan, Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PEPC) mengaku masih menunggu hasil topografi untuk melanjutkan kegiatan di wilayah Kecamatan Ngasem dan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
Public & Government Affairs Superintendent, PEPC, Edy Purnomo, mengatakan, sekarang proses topografi unitisasi Gas Cepu masih berlangsung. Karena itu untuk memulai proyek ini PEPC masih membutuhkan waktu panjang. Salah satunya adalah menunggu hasil survey lapangan yang hingga saat ini terus berlagsung.
“Amdal masih berjalan dan survey terkait tanah juga masih berjalan dan kegiatan lanjutan lainnya,” kata Edy Purnomo melalui pesan pendek, Sabtu (15/06/2013).
Karena itu pula Edy mengaku,belum megetahui secara pasti desa mana saja yang akan terlintasi proyek unitasasi Gas Cepu.
“Kita masih menunggu hasil survey tanah. Kemudian dievaluasi baru bisa menentukan lokasinya. Masih panjang tahapannya, Mas. Apalagi proses Amdal belum kelar,” pungkas Edy, menerangkan. (sam)