Paket Pekerjaan Blok Cepu Terlambat

blok cepu

SuaraBanyuurip.com -  Ririn Wedia

Bojonegoro- Target produksi puncak Blok Cepu sebesar 165 ribu barel per hari (bph) pada tahun 2014 terancam molor. Hal ini disebabkan beberapa faktor yang membuat semua paket pekerjaan Engineering,Procurement and Construction (EPC) belum sesuai jadwal yang ditentukan.

Kepala Pengawas dan Pengendali Proyek Pengembangan Lapangan Banyuurip, SKK Migas, Iman Nurkamal, mengatakan, hampir semua paket pekerjaan di Blok Cepu tidak sesuai target.

“Selain karena faktor cuaca, juga dari semua kontraktornya EPC,” jelasnya kepada SuaraBanyuurip.com.

Dia mengatakan, diantara paket pekerjaan yang masih belum sesuai target adalah EPC 2 oleh PT IKPT yaitu jalur pipa 20 inch sepanjang 72 Km di darat, mulai dari Desa Mojodelik sampai Palang Tuban masih berjalan 63 persen dari target 97 persen.

“EPC tiga untuk pekerjaan pembangunan jaringan pipa bawah laut yang dikerjakan PT Rekind masih 35 persen dari target 63 persen,” katanya.

Sementara untuk EPC 4 yaitu penampungan minyak floating storage and offloading yang berfungsi menampung, dan memuat minyak di kapal oleh PT Scorpadan, masih juga di bawah target yaitu 66 persen dari seharusnya mencapai 71 persen.

Baca Juga :   Pemboran Migas Banyuasin Dilanjutkan Pertengahan April

“Sedangkan EPC 5 yaitu pekerjaan sipil dan infrastruktur pendukung jalan pengambilan air,  serta waduk oleh PT Rekind paling lambat sendiri. Baru berjalan 27 persen dari target 63 persen,”tandasnya.

Meskipun begitu, Iman enggan menjelaskan secara detail penyebab keterlambatan tersebut. Hanya saja saat ini pihaknya akan terus mengawal semua kontraktor pelaksana, agar bekerja maksimal dan dapat meningkatkan kinerjanya. (rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *