SKK Migas Berdalih Ada Perubahan Desain

imam nurkamal

SuaraBanyuurip.comRirin W

Bojonegoro – Beberapa permasalahan ijin yang hingga kini belum terselesaikan di lapangan Migas Banyuurip, Blok Cepu tampaknya masih harus memakan waktu cukup lama. Hal ini dikarenakan operator ladang Migas Blok Cepu, Mobil Cepu Ltd (MCL), belum bisa menentukan kapan ijin-ijin tersebut selesai.

Head of Banyuurip Field Project Supervisory Board, Iman Nurkamal, mengungkapkan, belum selesainya perijinan di Blok Cepu itu karena adanya perubahan desain. Yakni, untuk crossing ternyata kondisi tanahnya tidak memungkinkan untuk dilaksanakan, sehingga secara otomatis ada perubahan rencana secara teknis.

“Ijinnya ya sudah diurus, kalau yang sudah diterbitkan ya diperbaharui,” kata Imam Nurkamal.

Disinggung sikap MCL yang baru mengajukan ijin ke Dirjen Perkeretaapian, pria berpenampilan perlente ini mengungkapkan, dalam perencanaan awal ada perubahan yaitu kondisi tanah tidak baik untuk lubang yang cukup besar. Sehingga, nanti juga berbahaya, untuk itu akan membuat lubang yang lebih kecil dan lebih aman.

“Untuk flyover, jalan yang digunakan memakan tanah yang cukup miring dan berupa tanjakan, itu kita berkoordinasi kira-kira kurang berapa sih yang lebih bagus. Nah dari situ teknisnya baru diajukan,” terangnya.

Baca Juga :   Jelang Berakhir Kontrak ExxonMobil di Blok Cepu, Dosen Hukum Sebut Rakyat Penguasa Sejati Sumber Daya Alam

Pihaknya tidak berani mengatakan sampai kapan perijinan tersebut diselesaikan. Namun demikian SKK Migas bersama MCL akan terus berkoordinasi dengan semua pihak terkait, agar perijinan di Blok Cepu bisa segera selesai dan puncak produksi 2014 tercapai. (rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *