Pekerja Blok Cepu Eksodus ke Bojonegoro

SuaraBanyuurip.comRirin W

Bojonegoro- Pekerja proyek lapangan minyak Banyuurip, Blok Cepu yang dulunya menempati sejumlah hotel di wilayah Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, sekarang ini eksodus ke Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Hal ini dikarenakan di Bumi Angling Dharma – sebutan lain Bojonegoro – sudah ada hotel bintang tiga yaitu Hotel Bonero di Desa Leran, Kecamatan Kalitidu.

Sedikitnya ada seratus pekerja baik warga negara Indonesia maupun ekspatriat yang menempati Hotel Bonero. Mereka adalah pekerja dari Operator Blok Cepu, MCL, maupun kontraktor engineering, procurement and constructions (EPC) Banyuurip seperti PT Tripatra Enginers & Constructors, pelaksana proyek EPC-1.

“Ada 70 pekerja kita yang pindah dari Cepu, yang sekarang ini menempati Hotel Bonero,” kata Community Affair and Manager PT Tripatra, Budi Karyawan.

Puluhan pekerja Tripatra rata-rata berasal dari Jakarta dan dari luar Jawa baik sebagai Manager maupun lainnya. Sehingga kebutuhan dan gaya hidup mereka harus disesuaikan termasuk tempat istirahatnya.

“Apalagi kalau pekerjanya ekspatriat atau dari luar negeri, pasti mereka mencari tempat tinggal yang lengkap dan berkelas,”tandasnya.

Baca Juga :   Kembangkan Bandara Ngloram, Blora Belajar ke Sumenep

Dengan hijrahnya para pekerja itu, sekarang ini sudah tidak ada lagi pekerja Tripatra yang menempati hotel di wilayah Cepu.

“Semua sudah pindah ke Bojonegoro,” tegas pria asli Malang, Jawa Timur ini.

Dipilihnya Hotel Bonero itu membuktikan jika Bojonegoro sudah bisa menyesuaikan dan menyediakan kebutuhan jasa berkualitas dan standart memadai. Secara otomatis akan mengembangkan dunia usaha di Bojonegoro.

Dari pantuan, setiap malam puluhan mobil mewah terparkir di halaman Hotel Bonero di Jalan Bojonegoro – Padangan. Mobil tersebut adalah mobil kontraktor migas yang bertugas mengantarkan para pekerja. Ada beberapa alasan para pekerja migas Blok Cepu memilih Hotel Bonero diantaranya selain hotel tersebut memiliki standart safety, juga dekat dengan lokasi proyek yang berada di wilayah Kecamatan Gayam. (rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *